Header Ads

postimage

Sebulan Menghilang, ABG Korban Tenggelam Belum Ditemukan


Indramayu - Sebulan berlalu, Aji Saki (13) ABG asal Dusun Giri Mulya, RT 004 RW 008, Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis yang diduga hanyut dan tenggelam di Sungai Cipunegara belum juga ditemukan.

Sampai sekarang, tidak ada laporan penemuan jenazah yang mengapung di sungai maupun di sekitar TKP awal. Kabarpun berembus, jika bocah yang baru duduk dibangku SMP kelas 7 itu tidak jatuh tenggelam, namun sengaja kabur dari rumahnya.

“Memang ada kabar seperti itu. Mudah-mudahan iya, supaya bisa pulang kerumah. Kasihan orang tuanya. Kalaupun tidak, yang saya dengar pihak keluargapun dikabarkan sudah ikhlas kehilangan Aji Saki,” ujar Iwan, salah seorang warga kepada Radar.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Kamis (20/7) lalu sekitar pukul 16.00. Kejadian bermula pada saat korban sedang bermain dengan dua orang temannya, disebuah tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Namun korban dan kedua teman kemudian berpisah.

Teman korban menuju ke arah perkebunan dengan tujuan mencari buah Mangga yang jatuh. Sementara Aji Saka pergi kearah lokasi tambang pasir menggunakan sepeda angin berencana menemui ayahnya yang tengah mencari pasir.

Namun, sesampainya di lokasi, ayahnya tidak ada di tempat. Korban kemudian turun ke arah pinggir sungai sambil mencuci sepeda anginnya. Temannya lalu menuju ke lokasi tambang tersebut untuk menemui korban. Tapi tidak ditemukan. Hanya ada sepeda, beserta baju, celana dan sandal milik korban. Hilangnya Aji Saki membuat gempar penduduk setempat. Sampai-sampai tim gabungan dari Kepolisian, TNI, Satpolair, Basarnas dan BPBD Kabupaten Indramayu turun langsung melakukan pencarian dengan melibatkan masyarakat.


Bahkan, puluhan penyelam tradisional yakni para penambang pasir sampai pawang diterjunkan untuk turut melakukan pencarian sampai arah menuju Bendung Salamdarma, Kecamatan Anjatan atau sekitar 15 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) semula.

Tim gabungan bersama wargapun sampai menyusuri pinggiran sungai yang penuh semak belukar. Sayangnya, upaya pencairan tidak menuai hasil akibat kondisi air yang keruh bercampur tanah serta aliran sungai Cipunegara yang cukup deras menjadi kendala.


Penulis : Kho/Radar


Download Tarling Cirebonan
Powered by Blogger.