Header Ads

postimage

Polda Jabar Turunkan Tim Cyber, Buru Penyebar Isu Penculikan Anak


INDRAMAYU - Isu penculikan anak menyebar sewilayah III Cirebon, atau dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). Para orang tua, terutama ibu-ibu, kini kian resah.

Warga kini mencurigai setiap adanya orang asing atau orang tak dikenal yang masuk atau melintas di lingkungan mereka. Yang dikhawatirkan adalah adanya aksi massa kepada orang-orang yang dicurigai sebagai penculik.

Karena itu, Polda Jabar kini turut hadir menenangkan warga. Masyarakat diminta tetap tenang, karena polisi tengah bekerja melakukan penyelidikan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Drs Yusri Yunus mengatakan selebaran imbauan waspada penculikan yang beredar beberapa hari ini dan mengatasnamakan institusi Polri adalah hoax alias palsu. Pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelakunya.

“Kita sudah menerjunkan tim cyber untuk menyelidiki beredarnya imbauan waspada penculikan. Imbauan itu tidak benar, kini kami sedang berupaya menangkap pelaku yang menyebarkan imbauan hoax tersebut. Jika kami (polisi, red) ingin menyampaikan imbauan, terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Kepada masyarakat kami mengimbau agar tidak ikut menyebarkan selebaran hoax tersebut. Karena jika ikut-ikutan menyebarkan informasi bohong, juga kena sanksi hukum,” tegas Yusri, kemarin.

Yusri memastikan informasi penculikan anak belakangan ini tidak benar. Selama ini pihaknya belum menerima laporan terkait kejahatan itu.

“Jangan mudah percaya. Ketika mendapatkan berita dari orang maupun sosial media, warga harus cek dulu kebenarannya. Kami minta masyarakat tidak ragu-ragu mendatangi polsek-polsek terdekat atau menanyakan langsung ke petugas Bhabinkamtibmas yang ada di desa atau di kelurahan,” pintanya.


Penulis : kom/mik/arn
Powered by Blogger.