Header Ads

postimage

Kesal Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Lansia di Sukra Nekat Gantung Diri

 
Indramayu - Diduga karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, seorang pria lanjut usia, Kos (60) warga Blok Bogeg, Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kos  gantung diri di pintu kamarnya dengan seutas tambang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, jasad Kos pertama kali ditemukan oleh saudaranya bernama Tacem, Sabtu (7/5) pagi sekitar pukul 07.00. Saat itu Tacem, hendak menemui Kos, karena selama satu hari tidak keluar rumah

Saat Tacem masuk ke rumah, Tacem dibuat kaget ketika melihat tubuh Kosim tergantung dipintu kamar. Melihat pemandangan itu, keruan saja membuat perempuan paruh baya itu histeris kemudian ke luar rumah  lalu memberitahukannya ke warga.

Mengetahui Kos ditemukan tewas gantung diri, warga kemudian mendatangi rumah tersebut. Ada salah seorang warganya bunuh diri, Dusun Bogeg mendadak gempar. Kasus temu mayat tersebut kemudian dilaporkannya ke polisi.

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo Basuki SIK SH MH, melalui Kapolsek Patrol Kompol Ginting Sumantri SH, membenarkan ada kasus bunuh diri tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, polisi langsung menuju ke lokasi kejadian. Menurut Ginting, kematian Kos murni bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh Kos.

“Kos  nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga karena frustasi lantaran penyakit batuk yang dideritanya tak kunjung sembuh. Dugaan ini, setelah kami mendapatkan keterangan dari pihak keluarganya. Atas permintaan keluarganya, Kos hari itu juga dimakamkan,” ujar Ginting.

Masih kata Ginting, sore sehari sebelumnya, adik Kos bernama Sukinah melihat Kos berada di dalam rumah. Diduga Kos nekat mengakhiri hidupnya di malam hari. “Dari tempat kejadian perkara, petugas mengamankan barang bukti seutas tambang yang digunakan Kos mengakhiri hidupnya gantung diri,” imbuhnya.


Penulis : Kom
Sumber : Radar Cirebon
Powered by Blogger.