Header Ads

postimage

Masyarakat Indramayu Diajak Lebih Banyak Makan Ikan

Indramayu - Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Ir. AR. Hakim mengharapkan masyarakat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, lebih banyak mengkomsumsi ikan, daging dan produk pangan lainnya agar gizinya menjadi lebih baik.

Dikatakan, perlu dibangun pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Kabupaten Indramayu bahwa setiap saat perlu mengkonsumsi ikan, daging, sayuran, buah-buahan, susu dan lain sebagainya. Produksi ikan di Indramayu cukup berlimpah untuk dikonsumsi masyarakat maupun dipasarkan ke luar daerah.

Bahkan, Dinas Perikanan dan Kelautan tak bosan-bosannya melakukan terobosan ke sekolah-sekolah. Tujuannya mengupayakan agar masyarakat Kabupaten Indramayu lebih menggemari mengkonsumsi ikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membangun pemahaman dan pola pikir di masyarakat agar secara alami semakin banyak menjajakan produk makanan berbahan ikan.

Sehingga katanya semakin banyak pilihan produk makanan dari hasil olah ikan dan sebagainya. Pada akhirnya katanya masyarakat semakin senang mengkomsumsi ikan. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang beranggapan bahwa banyak makan ikan itu akan sakit mata dan cacingan, itu keliru.

“Kalau cacingan ya diobati dengan minum obat cacing. Mata belekan ditetesi obat mata,” katanya. Mengkonsumsi ikan itukan sebagai upaya meningkatkan kesehatan. Yang jelas masukan protein dari ikan itu sangat tinggi, bisa lebih mudah dicerna karena teksturnya dan sebagainya sangat bermanfaat untuk kesehatan, katanya.

Dijelaskan A.R Hakim, masyarakat Jepang rata-rata mengkomsumsi ikan sudah diatas 70 kg per kapita per tahun. Sementara orang kita, baru mengkonsumsi ikan sebanyak 33 kg per kapita setahun. Jadi jumlah konsumsi ikan antara masyarakat kita dengan masyarakat Jepang itu beda jauh.

A.R Hakim tak setuju kalau ada lembaga survey yang menyatakan jumlah konsumsi ikan masyarakat kita baru mencapai belasan Kg. Mari kita buktikan, pada tahun 90-an konsumsi ikan mungkin masih belasan Kg. Tetapi kita lihat sekarang ini kecenderungan orang semakin banyak makan ikan.

Dahulu jarang ada orang semudah sekarang makan ikan lele. Sekarang banyak tenda-tenda pedagang menjual ikan yang dikonsumsi dari mulai anak-anak hingga orang tua,” katanya.(Tar/PK)

No comments

Powered by Blogger.