Header Ads

postimage

Nelayan Indramayu Nikmati Masa Panen Ikan

Indramayu - Setelah mengalami masa paceklik karena cuaca buruk beberapa waktu lalu, kini nelayan Indramayu tengah menikmati massa along alias masa panen hasil tangkapan laut yang jumlahnya cukup lumayan.

Pemantauan Pos Kota di lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Indramyu, Senin (15/10), puluhan kapal ikan nelayan ukuran kecil, sedang hingga besar dengan bobot di atas 30 Gross Ton setiap hari membongkar hasil tangkap laut baik berupa ikan, udang, cumi dan sebagainya di TPI Karangsong yang terletak di Desa Karangsong, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu.

Aktifitas ratusan bakul ikan, nelayan dan petugas di TPI Karangsong setiap hari nampak ramai. Suasananya mirip pasar ikan di kota besar. Setiap hari mulai pukul 07:00 WIB hingga sore pukul 14:00 WIB puluhan bakul ikan, nelayan dan juragan membeli dan menjual ikan secara leleng hingga memadati areal TPI Karangsong.

Jumlah hasil tangkapan laut yang terjual menggunakan transaksi lelang di TPI Karangsong lumayan banyak. Ratusan ton hasil tangkapan laut dalam kondisi masih basah dan segar terjual melalui transaksi lelang. Selanjutnya, bakul yang berhasil memenangkan pembelian ikan melalui sistem lelang itu menjualnya kembali hasil tangkapan laut ke luar Indramayu.

Daerah pemasaran hasil tangkapan laut a nelayan Indramayu yaitu Pasar Ikan Jakarta dan pasar-pasar besar lainnya seperti Bandung, Cirebon, Bekasi, Karawang, Subang dan sebagainya.

Satu kapal ikan nelayan ada yang membongkar muatan mencapai 20 ton yang jika dirata-ratakan harga ikan itu sebesdar Rp9 ribu per Kg maka jumlah raman atau hasil kotor lelang hasil tangkapan di TPI Karangsong itu per kapal mencapai Rp180 juta.

“Itu baru satu kapal ikan besar. Kalau sehari ada 10 kapal ikan besar yang bongkar muatan hasil tangkapan lautnya rata-rata 20 ton maka jumlah perputaran uang di TPI Karangsong itu mencapai Rp1,8 miliar per hari. Itu potensi perputaran uang yang lumayan besar,” kata Mang Kumis, 32 seorang Anak Buah Kapal atau biasa disebut bidak.

Dikatakan, setiap hari ada saja kapal-kapal besar nelayan atau yang berbobot diatas 30 GT yang berlabuh dan membongkar muatan hasil tangkapan laut di TPI Karangsong. TPI Karangsong merupakan salah satu TPI besar di pesisir Pantura Indramayu. (Pos Kota)

No comments

Powered by Blogger.