Header Ads

postimage

Pantura Macet Parah, Kendaraan Antri 5 Km



Indramayu - “Aduh capeknya bukan main. Udara sangat panas. Kami sekeluarga seperti terpanggang di dalam sedan,” ujar Aji, 48 pemilik Toyota Vios yang terjebak macet di Jalur Pantura Kecamatan Losarang, Indramayu, Jabar, Jum’at (13/5) pukul 14:10 WIB.

Aji tidak sendirian tersiksa saat mengemudikan kendaraan di Jalur Pantura yang macet cukup panjang sehingga terasa melelahkan sekaligus menyebalkan.

Macet akibat meningkatnya aktifitas pekerja pada proyek perbaikan Jembatan Krimun Kecamatan Losarang itu membuat kendaraan dari kedua arah macet dan mengekor sekitar 5 Km.

“Kendaraan hanya bisa bergerak 1 hingga 4 meter. Setelah itu sopir langsung injak rem karena kendaraan di depan berhenti,” katanya. Dari arah Cirebon menuju Jakarta, kendaraan antri mulai dari Desa Kiajaran Kulon Kecamatan Lohbener hingga Desa Krimun Kecamatan Losarang.

Udara panas, berdebu, cukup membuat hati sebagian pengemudi dan penumpang sangat sensitif alias mudah marah.

Pos Kota memantau, kendaraan yang macet tak hanya yang datang dari arah Cirebon menuju Jakarta saja, melainkan dari arah sebaliknyapun kondisinya sami mawon alias sama saja.

Dari arah Jakarta menuju Cirebon, macet mulai dirasakan pengemudi sejak memasuki wilayah perbatasan Kecamatan Kandanghaur – Losarang, tepatnya di Desa Santing.

Macet terjadi karena meningkatnya aktifitas pekerja di lokasi proyek perbaikan Jembatan Krimun yang dibangun menggunakan konstruksi beton. Pekerja memasang balok beton penahan dak jembatan dibantu alat berat.

Pekerjaan itu nampaknya butuh ruang dan waktu yang cukup. Sehingga pekerja terpaksa menggunakan salah satu ruas jalan. Penutupan itu memicu terjadinya kemacetan yang lumayan panjang. Sehingga membuat para pengemudi kendaraan letih, lelah, capek bercampur kesal.

Apalagi cuaca di jalan kurang menguntungkan. Selain karena sinar matahari yang sangat panas, udara juga nampak kotor dan berdebu. Hal itu membuat mata pengendara terasa pedih lantaran kemasukan debu serta kulit pun mudah berkeringat. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.