Header Ads

postimage

Truk PT Pos Seruduk Kontainer, Satu Orang Tewas



Indramayu - Jalur 'tengkorak' pantura Indramayu kembali menelan korban jiwa. Kali ini, satu orang tewas dan satu lainnya luka berat saat sebuah mobil truk milik PT Pos Indonesia menabrak truk kontainer yang mogok di pinggir jalan, Kamis (21/10), sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam peristiwa yang terjadi di ruas jalan Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu itu, satu orang tewas dan satu lainnya luka berat.

Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) Losarang. Adapun korban tewas bernama Riyanto (32 tahun) warga Solo, Jateng, dan korban luka berat bernama Buyung Fitowiyono (46), warga Wonogiri, Jateng.

Kedua korban merupakan sopir utama dan sopir cadangan dari truk milik PT Pos Indonesia. Peristiwa itu bermula ketika mobil truk milik PT Pos Indonesia bernopol H 1302 QG melaju dari arah Jakarta ke Cirebon. Mobil yang dikemudikan korban Buyung itu mengangkut sejumlah dokumen dan surat.
Saat sampai di ruas jalan raya Desa Pangkalan, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), terdapat sebuah truk kontainer bernopol N 8577 US yang mogok di pinggir jalan. Mobil yang dikemudikan oleh Jumali (50) itu mengangkut besi-besi berukuran besar.

Diduga, sopir truk milik PT Pos Indonesia tidak melihat ada truk kontainer yang sedang mogok di pinggir jalan. Hal tersebut dikarenakan kondisi jalan yang masih cukup gelap. Akibatnya, truk milik PT Pos Indonesia langsung menabrak dengan keras bagian belakang truk kontainer.

Dalam peristiwa itu, sopir utama truk milik PT Pos Indonesia, Riyanto, tewas seketika. Sedangkan sopir cadangannya, Buyung, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSBI Losarang. Bagian depan mobil pun ringsek akibat kerasnya tabrakan. Sementara sopir truk kontainer selamat dari peristiwa tersebut. Dia tidak berada di dalam mobil ketika kecelakaan itu terjadi.

Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Robert Simatupang, menjelaskan, belum bisa memutuskan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dia mengatakan masih menyelidiki dan mengumpulkan bukti mengenai peristiwa itu. ''Kami sudah meminta keterangan dari para saksi,'' tandas Robert. (Rep)

No comments

Powered by Blogger.