Header Ads

postimage

Sehari Jelang Coblosan, Mobil Kepala Desa di Indramayu Dibakar



Indramayu - Sehari menjelang pencoblosan Pemilukada Kabupaten Indramayu, sebuah mobil milik kepala desa dibakar. Diduga pembakaran terkait dukungan terhadap salah satu pasangan calon bupati.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mobil yang dibakar adalah Suzuki Carry bak terbuka E 8773 KA. Mobil tersebut diketahui milik Yaya,38 tahun, warga RT 15/RW 05 Blok Siwalan, Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Yaya sendiri merupakan adik dari kuwu (kepala desa) Longok, Yukanah.

Yaya mengaku tidak tahu pasti kenapa mobilnya bisa terbakar."Tiba-tiba saja api sudah membesar dan membakar bagian depan mobil," katanya. Mobil miliknya dibakar pada Senin (16/8) sekitar pukul 23.30 WIB.

Untuk menghindari ledakan dan kebakaran yang lebih besar, mobil yang semula terparkir di samping rumahnya lalu didorong ke halaman. Warga pun berusaha untuk memadamkan api dengan menyiramkan air. Akibatnya, bagian depan mobil yang terdiri dari setir, dashboard dan tape habis terbakar.

Darmo, suami Yukanah, menjelaskan jika pembakaran mobil milik adik iparnya itu diduga terkait pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Indramayu. "Karena sejak 14 Agustus lalu, saya dan sejumlah aparat desa lainnya beberapa kali mendapat ancaman dari orang-orang tak dikenal," katanya. Orang-orang tak dikenal itu langsung mendatangi Balai Desa Longok.

Menurut Darmo, orang-orang tak dikenal itu mengancam agar salah satu pasangan calon bupati yang didukungnya harus menang di Desa Longok. "Jika tidak, kuwu akan dibunuh. Bahkan balai desa dan pabrik penggilingan milik kami akan ikut dibakar," katanya.

Pembakaran mobil sendiri, menurut Darmo, dilakukan oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. "Ada saksi yang melihat. Kemungkinan mereka menduga mobil itu milik saya, tapi ternyata milik adik saya yang rumahnya tepat bersebelahan dengan saya," katanya.
Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Nasri Wiharto menjelaskan hingga kini pihaknya belum bisa memastikan motif di balik aksi pembakaran mobil tersebut. "Peristiwa ini masih kami selidiki dan dalami," katanya.

Pemilukada di Kabupaten Indramayu akan digelar pada 18 Agustus esok untuk memilih bupati periode 2010 hingga 2015. Sebanyak 1,36 juta warga di Kabupaten Indramayu sudah ditetapkan berhak mengikuti pemilukada tersebut.

Pemilih akan menyalurkan suaranya di 2.999 buah TPS yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Sedangkan pasangan yang akan bertarung dalam pemilukada di Kabupaten Indramayu yaitu Api Karpi-Ruwita dari jalur independen, Mulyono Martono-Handaru Wijayakusumah dari jalur independen, Gorry Sanuri-Ruslandi yang dicalonkan PDIP dan Partai Hanura, Anna Sophanah-Supendi yang dicalonkan Partai Golkar dan PKB, Toto Sucartono-Kasan Basari dari jalur independen serta Uryanto Hadi-Abas Abdul Jalil yang dicalonkan koalisi perubahan. (sumber) Foto : Illustrasi

No comments

Powered by Blogger.