Header Ads

postimage

Minta Hp, Seorang Pelajar MTs Nekat Minum Racun Tikus



Indramayu - Gara-gara meminta Handphone (HP) tidak dituruti orang tuanya. Seorang pelajar MTs nekat 'nenggak' racun tikus, Kamis (1/7) sekira pukul 10.00 WIB. Akhirnya Adul Adi (15) pelajar kelas dua warga Blok Oyoran, Desa/Kec. Krangkeng, Kab. Indramayu harus dilarikan ke RSUD Indramayu. Meski kritis, namun nyawanya dapat tertolong setelah mendapatkan perawatan medis.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, peristiwa yang dilakukan oleh korban bermula dari permintaannya untuk mempunyai sebuah HP yang rata-rata dimiliki teman sebayanya. Namun permintaan itu, oleh orang tuanya, Ratiman (35) dan ibunya Kaminah (30) ditolak dengan alasan tidak mempunyai uang.

Akibat penolakan ini, rupanya Abdul Adi prustasi. Dalam kebingungan yang dialami pelajar MTS kelas dua ini membeli sebungkus racun tikus merek 'wali kambing'. Beberapa saat usai membeli barang tersebut, ia masuk rumah dan meminum racun tikus tersebut. Tentu saja, racun tikus setelah dikonsumsinya bereaksi dan langsung muntah-muntah serta tidak sadarkan diri. Bahkan dari mulutnya keluar busa cair.

Salah satu kerabat korban yang melihat keadaan ini kaget. Maka saat itu pula keluarganya langsung membawanya ke RSUD Indramayu untuk memeriksakannya.

"Kami menemukan korban sedang sekarat dikamarnya. Bahkan kondisi tubuhnya sudah lemah dan lemas ditambah lagi muntah-muntah dengan cairan yang selalu keluar dari mulutnya. Di tempat lain, Kakak korban menemukan bungkus racun tikus yang diduga isinya dimakan oleh korban, " kata Kamin (25) paman korban.

Sementara itu, dokter jaga di unit gawat darurat (UGD) RSUD Indramayu, dr. Widiana kepada "PRLM" membenarkan jika pihaknya menerima seorang pasien yang diduga telah mengkonsumsi racun tikus. Setelah dilakukan observasi dan diberi tindakan berupa bilas lambung kondisi korban mulai membaik.

"Korban mengalami intoksikasi yang diduga mengkonsumsi racun tikus. Kini masa kritisnya sudah lewat meski korban telat dibawa ke UGD. Tindakan lain terhadap korban, kami sudah melakukan bilas lambung, " katanya. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.