9 Anak Gelimpangan Diserang DBD



Indramayu - Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus melalui gigitan nyamuk aedes agypti, Jum’at (18/6) mengamuk di Desa Pegagan Kecamatan Losarang, Indramayu, Jabar.

Sedikitnya 9 anak balita dan usia SD yang tinggal di RT 04 / RW 01 Desa Pegagan, Losarang, Indramayu sejak kemarin bergelimpangan akibat terjangkit penyakit DBD.

Dulhalil, 40 warga Desa Pegagan dihubungi Pos Kota, Jum’at (18/6) mengemukakan, anak-anak yang terserang wabah penyakit demam berdarah, tinggal pada satu RT. Gejala anak yang terkena penyakit DBD suhu badan tinggi dibarengi demam. Kadang disertai mimisan dan keluarnya bintik-bintik merah pada permukaan kulit.

“Korban penyakit DBD paling akhir menimpa 2 anak putra Casdam, yaitu Edi dan Rusdi. Suhu badannya tinggi sehingga mencemaskan orang tua,” ujarnya.

Pihak keluarga korban DBD yang ekonominya mampu, membawa korban DBD ke RS Mitra Plumbon Kabupaten Cirebon. Sedangkan keluarga miskin, cukup membawa anaknya berobat ke puskesmas terdekat.

Warga mengharapkan Seksi P3M (Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Menular) Dinas Kesehatan Indramayu secepatnya turun tangan melakukan pengasapan atau fogging di sekitar rumah korban guna membunuh nyamuk-nyamuk aedes agypti penyebar DBD.

Masyarakat juga berharap Dinkes membagikan bubuk abate untukmembunuh jentik-jentik nyamuk di bak mandi, gentong dan kolam penampungan air. (sumber)
Powered by Blogger.