DBD Mengancam Anak-Anak, Aksi Swadaya Pemuda Desa Sukaslamet Tuai Apresiasi
Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak mendorong para pemuda Desa Sukaslamet untuk bergerak nyata. Secara mandiri, mereka menggelar kegiatan fogging nyamuk guna menekan risiko penyebaran demam berdarah dengue (DBD) yang belakangan meningkat di wilayah desa tersebut. Aksi sosial ini berlangsung pada Kamis (25/12/2025).
Tanpa menunggu bantuan dari pihak luar, para pemuda berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya demi terlaksananya kegiatan tersebut. Fogging dilakukan di berbagai sudut permukiman warga yang dinilai rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Koordinator kegiatan, Cartani, menuturkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi kesehatan masyarakat yang mengkhawatirkan, terutama anak-anak yang terdampak DBD dalam beberapa waktu terakhir.
“Kegiatan ini lahir dari keprihatinan pemuda melihat banyaknya warga, khususnya anak-anak, yang terjangkit DBD. Karena itu, kami berinisiatif bergerak bersama untuk melakukan pencegahan,” ujar Cartani.
Ia menegaskan bahwa fogging hanyalah salah satu upaya awal. Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tetap menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit DBD secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga Desa Sukaslamet. Banyak masyarakat berharap gerakan kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kolaborasi antara pemuda dan warga dalam menjaga kesehatan lingkungan desa.




Post a Comment