Header Ads

postimage

Belasan Pelajar Terjaring Razia Tim Saber Kecamatan Sukagumiwang


INDRAMAYU - Guna menekan angka kenakalan pelajar di jam-jam sekolah dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), Muspika Kecamatan Sukagumiwang menggelar razia sapu bersih (saber) pelajar, Sabtu (14/1).  Hasilnya, tim saber pelajar Muspika Sukagumiwang mengamankan belasan siswa SMA atau SMP yang sedang berada di luar sekolah ketika jam belajar.

Untuk memberikan efek jera kepada belasan pelajar tersebut, Muspika Kecamatan Sukagumiwang melakukan pemanggilan terhadap orang tua siswa dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Operasi saber pelajar yang dilakukan Muspika Kecamatan Sukagumiwang ini melibatkan 8 personel dari Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang yang langsung dipimpin Camat Sukagumiwang Budi setiawan SSos MSi, 10 personel dari Polsek Sukagumiwang yang dipimpin Kapolsek Sukagumiwang Kompol Agus SH, 5 personel dari Koramil Kertasmaya yang dipimpin Serka Sudibyo, dan 3 personel dari UPTD Pendidikan Sukagumiwang. Kegiatan yang berlangsung selama 3 jam ini, tim operasi saber pelajar Muspika Kecamatan Sukagumiwang berhasil mengamankan 13 siswa yang terdiri dari p Pelajar SMK, 1 pelajar SMP, dan 3 pelajar MTs.

Camat Sukagumiwang Budi Setiawan menegaskan, guna mengatasi kenakalan pelajar yang bolos sekolah ketika jam-jam belajar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai dari Polri, TNI, dan dinas pendidikan setempat. Hal ini dilakukan sebagai upaya Muspika Sukagumiwang untuk mecegah tawuran antarpelajar, mengingat Kecamatan Sukagumiwnag merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Cirebon. Sehingga jika tidak ada pengawasan dari pihak-pihak terkait dapat terjadi kasus tawuran antar pelajar.

“Yang pada intinya ini untuk mencegah kasus tawuran antarpelajar, apalagi pelajar merupakan generasi masa depan bangsa yang peranannya sangat dibutuhkan di masa yang akan datang. Dan bagi ketiga belas pelajar yang berhasil kami amankan dalam operasi saber pelajar ini, akan kami bina dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbutannya lagi yang langsung disaksikan orang tua dan pihak sekolahnya,” bebernya.

Ditambahkan, Budi dengan sudah terbentuknya tim saber pelajar Muspika Kecamatan Sukagumiwang, hal ini menjadi komitmen Muspika Kecamatan Sukagumiwang dalam mengantisipasi bentuk-bentuk kenakalan pelajar, seperti bolos sekolah, sehingga berdampak terhadap kenalan lainnya. Bahkan dapat berakibat terjadinya tawuran antar pelajar. Dan sebagai bentuk komitmen muspika dalam meningkatkan IPM Kabupaten Indramayu terutama di Kecamatan Sukagumiwang.

“Yang jelas kegiatan operasi sapu bersih (saber, red) pelajar akan terus kami lakukan secara mobile bersama tim. Tentunya di tempat-tempat yang disinyalir jadi tempat tingkrongan pelajar ketika membolos. Kami juga memerlukan peran serta masyarakat untuk ikut terlibat melaporkan kepada kami jika melihat ada pelajar yang berada di luar sekolah ketika jam belajar,” tandasnya. 


Penulis : Oni
Foto : Radar/Oni
Powered by Blogger.