Header Ads

postimage

PNS Nakal Indramayu Sulap Mobil Plat Merah Menjadi Plat Hitam

Indramayu - Salah satu mobil dinas pemkab Indramayu dinilai telah melanggar Undang Undang 23 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, karena didapati menggunakan plat hitam tanpa alasan yang jelas, mobdin dengan nomor polisi E 551 P itu, diduga  dipakai oleh oknum Camat, saat berada dilokasi parkir masjid agung Indramayu Jawa Barat, Kamis(8/1)kemarin.

“Sebagai pejabat pemkab Indramayu seharusnya memberikan contoh kepada masyarakatnya, untuk mentaati peraturan berlalu lintas, apa tujuan digantinya plat kendaraan yang semestinya berwarga merah ada dua kemungkinan, pertama saat hendak mengisi BBM bersubsidi atau alasan lain yang tidak jelas,” Kata R. Cahyadi warga Sumuradem saat singgah di Masjid usai shalat dhuhur.

Menurut dia, jenis mobil dinas  yang dipastikan milik camat diwilayah barat itu, sudah lama menggunakan pelat hitam, entah apa tujuan pergantiannya, pihaknya sudah lebih dari tiga kali melihat kondisi mobdin tersebut lalu lalang dengan menggunakan nomor kendaraan yang diduga tercelup aspal sebelum dipasang.

“Mobil  jenis Toyota Avanza itu sudah lama berganti plat hitam, dan sering saya lihat diwilayah barat, tapi saya tidak tau pasti milik camat mana,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang Aset Daerah Kabupaten Indramayu, Bambang Setiadi ketika ditemui dikantornya mengatakan semua kendaraan inventaris Pemkab Indramayu berwarna merah, jika didapati salah satu mobdin dengan menggunakan pelat hitam adalah diluar kewenangan pihak asset.

“Pemegang kendaraan yang telah melanggar aturan itu bisa diajukan ke inspektorat daerah Kabupaten Indramayu untuk diperiksa,jika memang terdapat bukti yang kuat atas pergantian plat tersebut, baru setelah itu hasilnya seperti apa, apakah  bentuk teguran atau sanksi penarikan menunggu hasil pemeriksaan pihak inspeltorat,”tuturnya kemarin.

Pihaknya berharap kepada seluruh pemegang inventaris Pemkab Indramayu agar dapat mempergunakan asset daerah tersebut dengan sebenar benarnya sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.pungkasnya. (Ihsan/ER)

No comments

Powered by Blogger.