Petani Indramayu Bersemangat Tanam Bawang



Indramayu - Sejumlah petani di daerah Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali berminat menaman bawang merah setelah sebelumnya sempat alih tanam akibat anjloknya harga dibawah modal setelah melimpahnya bawang merah asal India beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Produksi Holtikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Ir. Anang kepada wartawan di Indramayu, Rabu, mengatakan, minat tanam bawang merah di daerah Pantura Kabupaten Indramayu kembali meningkat, setelah harga bawang merah membaik.

Menurut dia, petani bawang merah di Pantura Indramayu sempat alih tanam karena setiap panen raya bawang merah harga jual murah, dampak melimpahnya bawang merah impor, kini usaha bawang merah tersebut menggairahkan petani.

Sukirman petani Indramayu mengaku, petani di Pantura Indramayu sudah biasa tanam bawang merah, namun sempat ditinggalkan akibat mereka terus mengalami kerugian karena pascapanen harga bawang merah dibawah modal tanam hanya di jual Rp2000 per kilogram.

Bawang merah merupakan tanaman diminati petani Pantura Indramayu, kata Sukirman, keuntungannya masih menjanjikan selain itu perawatan mudah karena sudah terbiasanya menanam bawang merah tersebut, harapannya musim tanam selanjutnya harga bertahan tinggi.

Mudatsir Maneger Koperasi Nusantara Jaya salah satu pengelola petani bawang merah di Pantura Kabupaten Cirebon menuturkan kini harga bawang merah mulai membaik, harga dari petani mencapai Rp10 ribu per kilogram, diperkirakan musim tanam selanjutnya akan bertahan jika impor bisa dikendalikan.

Petani di Kabupaten Cirebon, kata dia, sudah menyiapkan sekitar 1000 hektare lahan untuk ditanami bawang merah, jika panen maksimal satu hektare menghasilkan 10 ton bawang merah, bisa menutupi kebutuhan pasar lokal. (Ant)
Powered by Blogger.