Header Ads

postimage

Pilkades di Tukdana Indramayu Ricuh, 5 Rumah Dirusak Massa



Indramayu - Sekelompok warga di Desa Karang Kerta Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu mengamuk. Sebanyak lima rumah dan satu mobil Toyota Avanza nopol E 1582 PH dirusak, serta tiga sepeda motor dibakar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, aksi perusakan rumah dan kendaraan yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB diduga akibat kekecewaan warga yang tidak menerima calon Kepala Desa (Kuwu) di desa setempat kalah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja kerugian yang harus ditanggung warga mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut seorang warga, Anwar (50), kejadian berawal saat petugas kepolisian membawa kartu suara dan berita acara pemilihan dari TPS ke kantor kecamatan. Pemilihan itu, dimenangkan calon Kuwu nomor 1 Yono dengan hasil suara sebanyak 1.383, mengalahkan pesaingnya Sudirman yang hanya memperoleh 1.099 suara.

Saat itu, petugas yang membawa berkas pemilihan tiba-tiba dihadang ratusan warga pendukung Sudirman. Mereka tersulut emosi atas pernyataan mantan Kuwu setempat, Cabik, yang sesumbar meremehkan calon mereka. Petugas langsung mengamankan surat suara ke kantor Kecamatan.

Namun, masa yang sudah tersulut emosi langsung mendatangi rumah Cabik. Warga melempari rumah tersebut dengan bebatuan dan benda tumpul lainnya. Mereka turut merusak sebuah kendaraan yang terparkir di halaman rumah. Tidak hanya itu, warga juga turut membakar tiga sepeda motor.

Selain itu, warga juga turut merusak empat rumah lainnya yang merupakan pendukung Kuwu terpilih. Usai berbuat anarkistis, masa langsung kabur ketika melihat puluhan petugas mendatangi lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, puluhan petugas Gabungan TNI/Polri masih melakukan penjagaan di tempat kejadian.

Beberapa saat setelah kejadian, jajaran Muspida Indramayu, seperti Wakil Bupati Supendi, Kapolres AKBP Rudi Setiawan, Dandim serta pejabat lainnya mendatangi lokasi kejadian. Mereka berusaha menenangkan warga yang masih tersulut emosi.

“Kami menyayangkan kejadian ini. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Petugas tetap kami siagakan di lokasi kejadian guna mencegah terjadinya kericuhan serupa,” kata Kapolres Indramayu AKBP Rudi Setiawan, kepada wartawan, Rabu (7/12/2011). (ij)

No comments

Powered by Blogger.