Header Ads

postimage

Bupati Anna Beri Bingkisan pada Pasien Gakin



Indramayu - Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional, Bupati Indramayu, Anna Sophanah, membagikan bingkisan kepada para pasien keluarga miskin (gakin) di RSUD Indramayu, Kamis (27/10). Dia pun berharap agar fasilitas dan pelayanan bagi para pasien gakin ditingkatkan.

Anna yang didampingi para pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan dan Manajemen RSUD Indramayu, berkeliling ke sejumlah ruang perawatan kelas tiga. Selain ruang perawatan anak, bupati juga mengunjungi para pasien dewasa yang dirawat di ruang perawatan bedah dan penyakit dalam.

Di hadapan para pasien, bupati menyampaikan rasa simpatinya sambil membagikan bingkisan makanan. Dia pun berharap agar mereka bersabar dalam menghadapi penyakit yang saat ini sedang diderita. "Saya sangat prihatin dengan kondisi mereka," ujar Anna.

Kedatangan Anna tersebut membuat para pasien dan keluarga mereka terkejut. Pasalnya, mereka tidak menduga akan dikunjungi oleh orang nomor satu di Kabupaten Indramayu tersebut.

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai fasilitas pelayanan pasien gakin di ruang kelas tiga, Anna menilai masih ada kekurangan. Namun, jika dibandingkan dengan daerah lain, fasilitas di RSUD Indramayu sudah lebih baik.

Anna menambahkan, pihaknya juga berupaya untuk bertanggung jawab terhadap kesehatan warga miskin di Kabupaten Indramayu. Karena itu, bagi warga miskin yang tidak tercakup dalam jamkesmas (pusat) dan jamkesda (provinsi), akan tetap mendapat pelayanan kesehatan gratis melalui mekanisme SKTM. "Pokoknya tidak boleh ada warga miskin yang tidak terlayani pelayanan rumah sakit," tegas Anna.

Hal itu dibenarkan Dirut RSUD Indamayu, Dedi Rohendi. Dia mengatakan, seluruh warga miskin yang tidak tercakup jamkesmas dan jamkesda, tetap dapat pelayanan kesehatan gratis yang dibiayai Pemkab Indramayu.

Dedi menjelaskan, sepanjang November 2010 hingga Agustus 2011, pasien miskin yang dibiayai Pemkab Indramayu telah mencapai sekitar 4.000 orang. Dari jumlah pasien tersebut, klaim pembiayaannya mencapai Rp 5,413 miliar. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.