Header Ads

postimage

Oknum Sat Pol PP Indramayu Otaki Perampokan Bank




Indramayu - Haji Tri pemilik rumah yang dijadikan markas perampok spesialis bank dan ATM antar provinsi ternyata menjadi otak perampokan di beberapa daerah di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Haji Tri (HJ) yang tinggal di Kampung Komplek Blok A, Desa Tugu, Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu merupakan Pegawai Negeri di Kabupaten Indramayu. "Ia bertugas sebagai Sat Pol PP dan kini menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang)," kata Kepala Sub Direktorat Tanah dan Bangunan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kompol Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/5/2011).

Kawanan perampok pimpinan Haji Tri ini sangat banyak dan rata-rata anggotanya pun bergabung dengan kelompok perampok yang lain. Menurut Herry kawanan perampok ini merupakan spesialisasi perampokan bank dan ATM-ATM yang ada di Minimarket.

"Kelompok ini merupakan spesialis bank dan ATM-ATM yang ada di minimarket yang ada di pinggiran kota, mereka pun juga spesialis perampok BPR," ucap Herry.

Sayangnya, Haji Tri saat digerebek polisi tidak ada di lokasi, sedang satu tersangka dengan inisial AR saat digerebek berhasil meloloskan diri dengan menggunakan Kijang Inova hitam. Saat ini polisi masih memburu 10 orang kawanan lainnya. "AR pun sempat membawa dua senjata api laras pendek yang digunakan dalam melancarkan aksinya," jelas Herry.

Dalam pengungkapan kasus ini, dari tangan para tersangka polisi berhasil menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia, satu unit mobil Suzuki Escudo, dua buah gunting besar, golok, senjata api pistol repolver dan amunisinya lima butir, dua buah plat nomor, sangkur, pipa besi, celurit, per panjang, Gancu, obeng, linggis, dan satu buah senjata angin laras panjang.

Kawanan ini dalam dua bulan telah melakukan delapan kali perampokan, pada 11 April 2011 di Bantar Gerbang Bekasi di sebuah rumah milik H Onip. Dalam aksinya ini mereka berhasil menggasak satu bual laptop, enam unit HP, Gelang emas 55 gram, dan uang tunai Rp 15 juta.

Kemudian pada 14 Mei 2011 mereka melancarkan aksinya di warnet LULU yang terletak di Desa Cikedung Elor Indramayu. Aksinya kali ini, pelaku berhasil menggasak 18 unit CPU dan 19 unit monitor. Berselang dua hari, pada 16 Mei mereka beraksi di Kantor BPR Cikedung Indramayu dalam aksinya kawanan perampok berhasil menggasak uang tunai Rp 133 230 000.

Kemudian berturut-turut, pada 22 Mei 2011 mereka merampok dua koperasi di Jawa Tengah, tetap aksinya kali ini tidak berbuah hasil.

Kemudian dari Jawa Tengah mereka kembali ke Indramayu, tepatnya pada 24 Mei 2011, perampok ini melakukan aksi ditiga tempat. Pukul 21.00 WIB awalnya beraksi di Bank BTPN Jatibarang dan pukul 21.45 WIB di Kantor Leasing Asia Finance Jatibarang. Tetapi dari kedua tempat yang dirampok mereka tidak mendapatkan apa-apa.

Kemudian baru pada pukul 23.00 WIB kawanan ini berhasil menggasak uang Rp 1 M dan 10 juta dari BRI Cabang Kandanghaur, Indramayu, tetapi belum sempat menikmati hasil rampokannya, mereka keburu disergap polisi pada dini hari, Rabu (25/5/2011).

No comments

Powered by Blogger.