Header Ads

postimage

Cuaca Buruk Wisata Pantai Indramayu Sepi Pengujung



Indramayu - Cuaca buruk yang melanda daerah pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berdampak pada sepinya pengunjung sejumlah tempat wisata pantai di kawasan itu.Justify Full
Baharudin salah seorang pengelola tempat wisata pantai di Glayem Indramayu yang ditemui Minggu (14/11) malam, menuturkan memasuki awal bulan November pengujung yang datang sangat memprihatikan, biasanya pada hari libur Sabtu dan Minggu mereka memadati kawasan pantai dengan membawa keluarganya.

"Memasuki musim penghujan jumlah pengunjung ke tempat wisata pantai semakin berkurang, diperkirakan mereka enggan berlibur di alam terbuka," katanya.

Dia menjelaskan, biasanya pengunjung masih tetap ramai pada musim libur sekolah, namun saat ini cuaca buruk penyebab sepinya. Hal itu sangat merugikan pedagang yang mangkal di beberapa lokasi wisata seperti Tirtamaya, Pantai Glayem, Karangsong, harapan musim hujan segera berlalu, supaya aktivitas berjalan lancar.

Sementara itu Rokayah seorang pemilik warung di tempat wisata pantai Tirtamaya mengeluhkan, sepinya pengunjung membuat dagangan tidak ada pembeli, padahal biasanya hari libur seperti Minggu dan Sabtu ramai.

"Hujan berkepanjangan menyebabkan tempat wisata alam sepi pengunjung, meski sudah diupayakan dengan memikat mereka dengan sarana hiburan tambahan seperti musik dangdut dan kesenian tradisional lain," katanya.

Dia menjelaskan, selama berjualan di tempat wisata pantai di Indramayu baru mengalami kesulitan pembeli tahun ini, karena musim hujan lalu masih ada berhentinya, sekarang dari pagi hingga tengah malam pantai terus diguyur hujan, selain suasananya banjir sambaran petir sangat menakutkan.

"Jangankan pengunjung datang ke lokasi wisata pantai yang berjualannya juga sering khawatir kalau hujan deras disertai angin kencang terus melanda," katanya.

Dikatakan pemandu wisata perahu di pantai Glayem Indramyu, Nono, memasuki awal bulan November curah hujan di sepanjang pantai utara Kabupaten Indramayu cukup tinggi, setiap pagi terjadi hujan deras hingga sore hari baru reda, terkadang semalam hujan terus.

"Kawasan pantai sering diguyur hujan deras digenangi air banjir, sehingga pengunjung enggan untuk berlibur, selain bahaya sambaran petir di bibir pantai yang cukup ganas dan menakutkan," katanya.

Dia menambahkan, musim hujan segera selasai supaya kondisi wisata alam pantai di Kabupaten Indramayu kembali ramai pengunjung sehingga usahanya mengantarkan dan keliling dengan menggunakan perahu tradisional lancar, selain sejumlah pedagang makanan dan minuman bergairah lagi.

"Tempat wisata alam yang ada di sepanjang bibir pantai utara Kabupaten Indramayu menyajikan panorama alam indah dan alami, dengan biaya masuk relatif terjangkau oleh semua kalangan," katanya. (Ant)

No comments

Powered by Blogger.