Header Ads

postimage

Harga Ikan Asin di Pantura Indramayu Meningkat



Indramayu - Harga ikan asin produksi nelayan pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sepekan terakhir mengalami kenaikan harga mulai dari tingkat pedagang eceran hingga harga dari produsen.

"Kenaikan harga berbagai ikan asin hasil olahan nelayan pantura karena harga bahan baku berupa ikan segar sulit didapatkan, selain itu poses pengeringan masih mengandalkan panas matahari terhambat cuaca buruk," kata H. Usman, salah seorang perajin ikan asin di Eretan Pantura Indramayu, Senin.

"Harga ikan asin seperti jambal roti sebelumnya dijual Rp45.000 per kilogram kualitas baik, sekarang dijual Rp48.000 per kilogram, sedangkan kualitas rendah dijual Rp29.000 per kilogram, dua pekan sebelumnya Rp24.000 per kilogram," katanya.

Dia menambahkan, harga melambung dan permintaan konsumen tetap tinggi, hal itu memicu perajin terus meningkatkan produksi meski saat ini terhambat oleh kondisi alam yang tidak bersahabat, baik proses pengeringan juga mencari bahan baku ikan segar.

Menurut dia, selain kesulitan bahan baku, bahan penunjang lain seperti garam harganya sudah cukup mahal. Saat ini garam krosok harganya mencapai Rp1.400 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp1.000 per kilogram. Harga garam meningkat akibat pasokan dari petani garam terus menurun.

"Produksi ikan asin mengalami penurunan saat cuaca buruk, musim hujan tahun ini cukup panjang, biasanya bulan April hingga Desember musim kemarau," katanya.

Dia menjelaskan, beberapa faktor pemicu kenaikan harga dapat dimaklumi oleh masyarakat, sehingga kenaiakan harga tersebut tidak ada kendala dalam pemasaran, permintaan konsumen tetap tinggi.Ikan asin olahan nelayan pantura Indramayu sukup diminati pembeli.

Sementara itu Kepala UPTD Kecamatan Balongan dan Indramayu Dinas Perikanan Edi Warnadi menuturkan, harga ikan asin meningkat akibat bahan baku dan bahan penungjang lain terutama garam harganya cukup mahal, selain proses pengeringan ikan asin terhambat cuaca buruk.

"Kenaikan harga ikan asin juga bebagai kendala dalam meningkatkan produksi pengrajin ikan asin di pantura Indramayu masih tetap semangat karena permintaan ikan asin terus naik," katanya.

Bang Jaya, salah seorang padagang ikan di pasar tradisional Indramayu mengaku, harga ikan asin olahan nelayan setempat naik namun pembeli tetap tinggi.

Pebeli terutama pendatang seperti dari Bandung, Sumedang, Majalengka, Kuningan. Mereka sangat meminati ikan asin Indramayu. (Ant)

No comments

Powered by Blogger.