Ratusan Buruh Pertamina EP Mundu Demo



Indramayu - Ratusan buruh migas rekanan PT. Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Mundu, Indramayu, Jabar, Selasa (8/6) berunjuk rasa menuntut peningkatan kesejahteraan, bonus tahunan dari perusahaan yang belum pernah diterima dan menolak sistem kerja shift 2 – 1.

Unjuk rasa pekerja itu menarik perhatian ratusan petugas Dalmas Polres Indramayu. Pasalnya, para buruh migas sempat memblokir 5 pintu masuk menuju Kantor Pertamina EP Mundu menggunakan kendaraan berat seperti trailer dan crane.

Sahroji koordinator aksi mengemukakan, sistem kerja shift 3-1 waktu kerjanya 8 jam. Sedangkan 2-1, 12 jam. Jika sistem 2-1 itu diberlakukan, Pertamina harus meningkatkan upah. “Jangan menggunakan tenaga dengan waktu berlebihan tetapi pendukungnya masih belum diperhatikan, ” ujarnya.

Para buruh juga menuntut bonus tahunan dari perusahaan sebagaimana yang diperoleh karyawan Pertamina. Banyak buruh yang sudah mengabdi selama belasan tahun di Pertamina. Namun sampai sekarang belum pernah menerima bonus tahunan.

Kesejahteraan para buruh migas sangat berbeda dengan karyawan Pertamina. Padahal peranan buruh sangat penting. Terutama dalam menuntaskan pekerjaan di tempat itu. Kami juga menuntut agar Pertamina memperhatikan upah kami agar disamakan dengan karyawan golongan empat belas (Golongan gaji terendah) sekira Rp 2 juta sebulan.

Sahroji menilai tuntutan pendemo dinilainya sangat wajar. Selama ini keinginan pekerja migas belum sepenuhnya direalisasi oleh Pertamina. (sumber)
Powered by Blogger.