Header Ads

postimage

Pengendara Motor Tewas Tercebur Selokan



Indramayu - Gara-gara tercebur ke selokan bersama motornya di sekitar lokasi wisata Bojongsari, Desa Terusan, Kec. Sindang, Kab. Indramayu, seorang pemuda ditemukan tewas, Kamis (3/6) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban yang memakai kaos merah serta celana panjang warna hitam dan diperkirakan berusia 30 tahun ini, oleh petugas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Indramayu untuk dilakukan visum. Namun polisi terkendala tidak ditemukan indentitas apapun di tubuh korban kecuali sebuah kunci di kantong celananya.

"Korban ditemukan tewas oleh seorang pelajar yang bernama Kasmuni (16). Saat pelajar itu pulang dari sekolahnya," kata Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto, S.I.K., melalui Kapolsek Sindang yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Menurutnya, korban jatuh ke selokan bersama sepeda motor Honda Supra X nopol E 3569 PS yang digunakan korban. Diduga, korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya saat ia berusaha menyebrangi jembatan di sekitar TKP. Namun karena kejadiannya malam hari, maka tidak ada warga yang mengetahui kejadian tersebut. Ditambah lagi, lokasinya jauh dari pemukiman penduduk.

Peristiwa penemuan itu, lanjutnya, pada saat beberapa pelajar yang sedang melintasi jembatan tersebut. Namun salah satu pelajar yang berjalan kaki melihat ada sebuah boneka yang mengambang di selokan itu. Karena penasaran, lantas pelajar itu mendekati. Mereka terkejut, pasalnya bukan boneka yang dilihatnya namun tubuh manusia yang sudah meninggal dengan posisi telungkup.

Penemuan ini, kemudian diberitahukan kepada warga. Ratusan warga yang mendapat kabar ada penemuan mayat akhirnya mendatangi tempat itu. Sejumlah warga lain lantas melaporkan penemuan itu kepada petugas di Polsek Sindang. Polisi yang memperoleh laporan lalu mendatangi TKP. Polisi yang dibantu warga kesulitan untuk mengevakuasi tubuh korban, karena jasad korban masuk ke gorong-gorong di selokan itu.

"Dengan dibantu warga kami berhasil mengangkat jasad korban dari gorong-gorong parit. Yang sebelumnya sepeda motor yang dipakai korban kami angkat terlebih dahulu," jelasnya.(sumber)

No comments

Powered by Blogger.