Header Ads

postimage

Bantuan Korban Puting Beliung Tidak Merata



Indramayu - Belum seluruh keluarga korban bencana alam angin puyuh atau angin puting beliung yang menyapu 100 rumah warga di 5 desa di Indramayu menerima bantuan berupa paket sembako dari Pemkab Indramayu.

Padahal, warga yang menjadi korban bencana alam angin puyuh yang terjadi pada Selasa (5/1) hingga Kamis (7/1) praktis menganggur. Mereka tidak memiliki penghasilan untuk menghidupi keluarganya karena hari-hari terakhir ini, sibuk memberesi atap rumah yang rusak disapu angin puyuh.

Sejumlah warga yang menjadi korban bencana alam angin puyuh di Kecamatan Pasekan Kamis (7/1) pagi mengaku belum menerima pembagian bantuan paket sembako dari Pemkab Indramayu. Mereka menilai bantuan itu tidak merata. “Kami belum menerima bantuan paket sembako,” ujar Ny. Rasem, 48.

Camat Pasekan, Ny. Tanti Wydiasari, dijumpai Pos Kota di pantai Desa Karang Song, Kamis (7/1) mengemukakan, jumlah paket bantuan sembako yang dikirim Pemkab Indramayu baru sebanyak 26 paket. Sementara jumlah korban angin puting beliung 53 KK. Masing-masing 49 rumah di Desa Karanganyar Ilir dan 4 rumah di Desa Pabean Ilir.

Kasubag Kesejahteraan Sosial pada Bagian Agama dan Kesra, Ny. Ifatun Nahdiyah, ditemui terpisah di ruang kerjanya Kamis (7/1) mengemukakan, berdasarkan laporan dari kecamatan jumlah korban bencana alam angin puyuh seluruhnya sebanyak 100 KK.

Yaitu di Kecamatan Lelea 21 KK meliputi 2 Desa, yaitu Lelea dan Tamansari. Kecamatan Widasari 26 KK di Desa Kasmaran. Dan Kecamatan Pasekan 53 KK di Desa Karanganyar Ilir dan Pabean Ilir.

Mengenai bantuan paket sembako diakui Ifatun Nahdiyah, belum seluruhnya dikirim. “Bantuan paket sembako yang sudah dikirim untuk Kecamatan Pasekan 26 paket, sisanya 27 paket dikirim Kamis (7/1) siang ini,” ujarnya.

Jumlah paket sembako yang sudah dikirim Bagian Agama dan Kesra di Kecamatan Wisadari 26 paket. Kecamatan Lelea 25 paket. “Mengenai bantuan uang belum bisa diproses. Karena Kami masih menunggu surat dari masing-masing kecamatan,” katanya. (PK)

No comments

Powered by Blogger.