Header Ads

postimage

Jembatan Mbah Jebor Situraja Gantar Ambruk



Indramayu - Akibat ambruknya jembatan penghubung utama antardesa di kecamatan Gantar Indramayu, Jawa Barat, Senin (21/12) warga setempat terisolasi. Kendaraan roda empat serta roda dua tidak dapat melintas.

Aneng Sutaryaman, warga desa Situraja, di Indramayu, Selasa, mengatakan, ambruknya jembatan yang menghubungkan desa menuju ke Haurgeulis itu cukup merepotkan karena harus memutar arah sejauh kurang lebih tujuh kilometer, dan selain itu jalan alternatif tersebut tidak layak digunakan.

"Warga desa Situraja tidak ada pilihan lain kecuali harus memutar kendaraannya supaya bisa menuju kecamatan Haurgeulis, dan aktivitas warga menuju tempat tersebut cukup tinggi mulai belanja untuk kebutuhan sehari-hari juga anak sekolah baik tingkat sekolah dasar, menengah dan atas," ujarnya.

Dia menjelaskan, kerusakan jembatan tersebut telah berlangsung satu tahun dan belum diperbaiki. Kerusakan terjadi selain di jembatan utama Mba Jebor di wilayah barat desa, di wilayah timur pun satu jembatan putus.

"Warga sekitar sudah memberikan informasi kepada pemerintah setempat bahwa kondisi jembatan tersebut sudah rusah parah dan dikhawatirkan ambruk, ternyata rasa cemas warga di desanya terjawab setelah hujan deras pada hari Senin, pukul 06.00 WIB jembatan utama Mbah Jebor hancur," kata Aneng.

Dia mengharapkan agar pemerintah secepatnya memperbaiki jembatan tersebut supaya warga tidak terisolasi, apalagi musim tanam sudah dimulai sehingga banyak aktivitas warga seperti membeli pupuk, obat pertanian bahkan keperluan mengangkut hasil panen nanti perlu melintasi jembatan tersebut.

"Petani di desanya pasti kesulitan, baik mengangkut hasil panen nanti, begitu juga persiapan masa tanam yang banyak memerlukan berbagai kebutuhan pertanian," ujarnya.

Tanti, siswi Sekolah Menengah Pertama mengaku, terhambat berangkat ke sekolah sehingga pertama jembatan ambruk dirinya datang terlambat tiba di sekolah. "Jembatan amruk menghambat anak sekolah menuju ke sekolah masing-masing, karena terpasa memutar arah ke desa lain dengan kondisi jalan yang tidak nyaman, hingga melintas ke persawahan dan perkebunan kalau musim hujan jalan tersebut licin," katanya.

Warga desa Situraja berharap dalam waktu dekat jembatan yang ambruk tersebut dapat diperbaiki sehingga dapat digunakan kembali seperti semula. (Kom) * Foto : Ilustrasi

No comments

Powered by Blogger.