Siswa SMA Negeri 1 Indramayu Demo Kepala Sekolah



Indramayu - Ratusan siswa SMA Negeri 1 Indramayu menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolah mereka di kompleks Simpang Lima, Pekandangan - Indramayu, Selasa (8/9). Mereka menggelar unjuk rasa dalam upaya menolak kebijakan kepala sekolah yang dinilai telah menjadikan sekolahnya sebagai ajang bisnis.

Unjuk rasa yang digelar para pelajar tersebut, di samping membuat arus lalu-lintas di jalur pantura menjadi tersendat juga menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas. Sebabnya, para pelajar memanfaatkan bahu jalan di jalur pantura sebagai tempat berunjuk rasa dan menyampaikan aspirasinya.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, aksi unjuk rasa dipicu oleh adanya pelaksanaan ulangan mid semester untuk para siswa di SMA Negeri I Indramayu yang digelar mulai, Senin (7/9) di sekolah tersebut. Pihak sekolah mensyaratkan, siswa yang hendak mengikuti ulangan mid semester harus terlebih dahulu melunasi pembayaran dana sumbangan pendidikan (DSP) bulanan dan tahunan untuk bisa mengikuti kegiatan ulangan mid semester.

Banyaknya siswa yang tidak bisa ikut ulangan mid semester akibat belum mampu membayar, menjadikan kegiatan tersebut diwarnai kebingungan para siswa yang hanya duduk bergerombol di luar kelas. Puncaknya, siswa yang telah membayar dan bisa mengikut ujian mid semester pun tergerak untuk melakukan solidaritas terhadap siswa yang tidak bisa mengikuti ulangan mid semester dan secara bersama-sama.

Dalam tuntutannya yang disampaikan melalui berbgai poster dan orasi yang dilakukan, para siswa meminta pihak kepala sekolah tidak menjadikan SMAN 1 Indramayu sebagai ajang bisnis. Juga mendesak pihak manajemen sekolah menurunkan biaya DSP tahunan Rp 2,5 juta dan biaya DSP bulanan Rp 250.000,00 per anak per bulan.

Adanya aksi unjuk rasa, puluhan petugas kepolisian dari Polres Indramayu dipimpin langsung Kapolres AKBP Drs. H Mashudi mendatangi kompleks SMAN 1 Indramayu. Polisi meminta para siswa melakukan aksi unjuk rasa secara tertib dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dan pemakai jalan.
Powered by Blogger.