Dijaga Ketat Sepi Aktivitas

Ribuan Personel Polisi Disiagakan Amankan Pemilu
Guna mengamankan semua tahapan pemilu, Polres Indramayu menyiapkan ribuan anggota polisi dari berbagai satuan. Pengamanan juga akan di-back up ratusan personil dari Brimob dan Dalmas Polwil Cirebon. Para personel akan ditempatkan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), serta obyek vital (obvit) seperti PT Pertamina UP VI Balongan.

KAPOLRES Indramayu AKBP Drs H Mashudi didampingi Kabag Ops Kompol Didit Eko Hadi mengungkapkan, saat ini pihaknya menerjunkan 1.000 personel lebih dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilu.
Dikatakan, pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun sekali harus menjadi tanggungjawab bersama semua pihak dalam menciptakan situasi yang kondusif di lapangan. “Pengamanan pemilu menjadi tanggung jawab bersama dalam ikut serta menciptakan iklim yang kondusif di Kota Mangga,” tutur Mashudi, kemarin (18/3) di ruang kerjanya.
Ia menegaskan, kekuatan penuh pasukan mulai diterjunkan sebelum dan semasa kampanye terbuka yang sekarang sudah masuk hari ketiga. Pada hari H pemilu yang akan berlangsung pada 9 April mendatang, seluruh personel akan diterjunkan untuk melakukan penjagaan secara ketat di setiap TPS, hingga penghitungan suara.
”Petugas di lokasi pemungutan suara sifatnya hanya melakukan pengamanan, bukan terlibat langsung dalam kepanitian pemilu. Untuk itulah saya meminta kepada petugas yang melakukan pengamanan di lapangan agar bersikap profesional,” tegasnya.
Ditambahkannya, situasi yang dianggap rawan adalah saat masa kampanye berlangsung, dan penghitungan suara. Untuk itulah pihaknya akan menerjunkan kekuatan penuh. ”Kami meminta kepada seluruh anggota yang melakukan penjagaan untuk tetap berada di lokasi yang ditunjuk,” pintanya.
LAGI, PARPOL BATAL KAMPANYE
Sementara itu, Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK) Indonesia yang mendapat giliran berkampanye terbuka di Lapangan 20 Mei Jatibarang, Rabu (18/3) ternyata tidak memanfaatkannya.
Pantauan Radar di lokasi kampanye, sejak pagi tampak penjagaan ketat aparat kepolisian yang mengerahkan sekitar 240 personel dari Polsektif Jatibarang, Polsek Widasari, Sliyeg, Bangodua, Kertasemaya, Krangkeng, dan Korps Brimob Detasemen C sebanyak 1 SST.
Dalam apel yang dipimpin Kabag Ops Polres Indramayu Kompol Didit Eko Hadi, petugas diminta untuk dapat menjaga sikap dan tingkah laku sebagai seorang polisi, serta menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional. Ia menerangkan, dalam suasana kampanye saat ini, jika terdapat laporan ada polisi yang mengambil keuntungan dalam setiap kegiatan, maka harus bersiap untuk menanggung segala risikonya.
“Tugas pengamanan pemilu yang dilaksanakan rutin pada setiap lima tahun sekali ini, tentunya bukan hal baru. Semua anggota harus melaksanakan tugas dengan profesional serta tetap menjaga citra kepolisian,” tegas Didit.
Namun, dengan tidak digunakannya jadwal dan lokasi berkampanye oleh parpol bersangkutan, setelah apel yang digelar tersebut setiap polsek diarahkan untuk memonitor wilayahnya masing-masing. “Monitor wilayah dan tetap berkoordinasi dengan Polsektif Jatibarang sebagai tuan rumah,” pintanya. (dun/tar)
Powered by Blogger.