Header Ads

Daniel Golkar Indramayu Cirebon

Ruri Alfath Mujaida, TKW Indonesia asal Indramayu Meninggal di Malaysia


Indramayu - Ruri Alfath Mujaida (25), TKW Malaysia yang berasal dari Kabupaten Indramayu dikabarkan meninggal dunia saat perjalanan pulang ke Tanah Air.

Kakak kandung Ruri, Juju Juhaeriyah (41) mengatakan, adiknya itu meninggal karena penyakit tuberkulosis (TB) yang dideritanya seja 5 bulan terakhir.

"Wafatnya kemarin jam 8 saat perjalanan mau dibawa pulang ke Batam. Ruri meninggal di jalan di dalam mobil, lalu mobilnya pulang lagi ke rumah sakit," ujar Juju saat ditemui di rumah duka di Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2020).

Ruri Alfath Mujaida menurut Juju Juhaeriyah merupakan TKW ilegal.

Usianya masih tergolong muda dan memiliki paras cantik, dia diberangkatkan oleh seorang calo bernama Ropiko melalui jalur laut dari Batam.

Juju menambahkan, adiknya juga tidak dibekali visa sama sekali saat berangkat, kini jenazah Ruri Alfath Mujaida masih tertahan di rumah sakit di Malaysia. Keluarga berharap, jenazah bisa dipulangkan ke Tanah Air.

"Terakhir percakapan itu katanya, "Tolong Yayu, Ruri pengen pulang, di sini lagi sakit enggak bisa apa-apa, gerak kaki juga enggak bisa." Itu waktu bulan kemarin," ujar dia.

Meninggalnya Ruri Alfath Mujaida juga membuat kedua anaknya yang masih kecil menjadi piatu.

Mereka adalah Kaelah Alfaturahman (4) dan Ilham Maulana (8). masing-masing kini diasuh oleh nenek dan mantan suaminya.

Mengetahui kabar tersebut, Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kabupaten Indramayu berupaya agar jenazah bisa segera dipulangkan.

Koordinator TRC PPA Kabupaten Indramayu, Adi Wijaya mengatakan, pihaknya kini sudah berada di Jakarta untuk mengurus proses dokumen pemulangan jenazah.

Walau diberangkatkan melalui jalur ilegal, Ruri Alfath Mujaida juga merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Negara juga harus hadir dalam memberikan perlindungan, termasuk dalam pemulangan jenazah ke Tanah Air.

"Sekarang saya mau bertemu Kementerian Luar Negeri untuk proses pemulangan jenazah," ujar dia.



NASI JINGGO LENYOOK
Sumber : TribunNews
Powered by Blogger.