Header Ads

Daniel Golkar Indramayu Cirebon

Nasi Jinggo Lenyook : Cita Rasa Kuliner Khas Bali di Indramayu

Indramayu - Bagi anda yang sudah pernah berlibur ke Bali, ada satu kuliner yang wajib dicoba oleh wisatawan yaitu Nasi Jinggo. Nasi Jinggo ini mirip-mirip nasi kucing khas Yogyakarta namun yang mebedakan adalah porsi nasi Jinggo yang pada umumnya lebih banyak.

Nasi Jinggo adalah makanan siap saji Khas Bali yang dikemas dengan porsi kecil, sejarah nasi jinggo sendiri terjadi sebelum krisis moneter pada tahun 1997.

Nasi ini dulunya dijual per posi seharga 1500 rupiah dalam bahasa Hokkiean, Jeng go memiliki arti seribu lima ratus.

Di Bali nasi jinggo mudah dijumpai pada saat pagi dan malam hari dijajakan oleh pedagang di pinggir jalan.

Namun saat ini bagi anda yang ingin menjajal Nasi Jinggo khas Bali tidak perlu jauh-jauh ke pulau Dewata, di Indramayu pun sudah ada namanya Nasi Jinggo Lenyook buka setiap hari di depan Toko Rosa Jatibarang (samping Yogya toserba Jatibarang).

Nasi Jinggo Lenyook buka setiap malam (kecuali malam Sabtu) mulai pukul 19:30 WIB, untuk yang ingin membeli disarankan jangan terlalu malam karena biasanya dua atau tiga jam sudah habis terjual.

Nasi Jinggo Lenyyok dibandrol 5000 rupiah setiap porsinya degan isian lauk Mie, Kering tempe dan Ayam suwir khas bali, setiap hari 200 porsi habis hanya dalam dua sampai tiga jam.

Hendi salah seorang penikmat Nasi Jinggo Lenyook mengaku senang mengkonsumsi Nasi Jinggo Lenyook, Menurutnya selain enak, Nasi jinggo ini juga ekonomis. Pemuda asal Cirebon ini mengaku hampir setiap hari membeli Nasi Jinggo Lenyook. "Harganya murah cocok untuk kami anak kost yang bekerja merantau disini" tandasnya.



NASI JINGGO LENYOOK
Penulis : Min

Powered by Blogger.