Header Ads

postimage

Saber Pungli Indramayu OTT Oknum Wartawan


INDRAMAYU - Tim Saber Pungli Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengamankan oknum wartawan media cetak dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Selasa (21/2) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kami lakukan OTT terhadap oknum wartawan pelaku dugaan tindak pidana pungli dengan modus pemerasan kepada korbannya," kata Kapolres Indramayu, AKBP Eko Sulistiyo Basuki di Indramayu, Rabu (22/2).

Ia menuturkan OTT yang dilakukan itu pada hari Selasa (21/2) sekira pukul 19.00 WIB di warung seblak depan MM Toserba Jalan Kembar Kelurahan Kepandean Kecamatan dan Kabupaten Indramayu. Pelaku yang diamankan berinisial MG (44) yang merupakam wartawan atau kepala Biro Media Inti Jaya.

"Kami mengamankan barang bukti uang tunai Rp 4,9 juta, satu unit motor Honda Beat warna Hitam, satu unit Handphone dan satu kliping koran Media Inti Jaya Edisi 23 Tahun I tanggal 20-26 Februari 2017," tutur dia.

Eko menambahkan untuk kronologis kejadian, bermula dari media cetak tersebut yang dipublikasikan oleh Resman sembiring selaku bawahan dari tersangka MG. Di mana pada edisi 23 untuk masa edar tanggal 20 sampai 26 Februari 2017 halaman 7 yang berjudul "Penyedia Jasa diduga ada main dengan KPA (kuasa pengguna anggaran)" yang intinya pengerjaan proyek yang dikerjakan oleh korban belum selesai namun penyerapan anggaran sudah 100 persen.

"Dengan pemberitaan tersebut pihak korban atau pelapor melakukan klarifikasi dan membantah isi dari pemberitaan yang dimuat oleh media itu dan meminta untuk tidak memuat kembali berita tersebut karena akan merugikan nama baik perusahaan korban," tambahnya.

Atas permintaan pelapor, lanjut Eko pelaku menyanggupi, namun dengan syarat pihak pelapor harus memberikan uang dengan jumlah Rp 7 juta. Namun pelapor pada awalnya menolak, akan tetapi tersangka mengancam kepada korban/pelapor sambil menakut-nakuti.

"Dengan ada ancaman tersebut akhirnya pelapor menuruti kemauan tersangka namun mengajukan keringanan dari jumlah permintaan Rp 7 juta, menjadi Rp 5 juta," kata dia.


Sumber : Antara
Powered by Blogger.