Header Ads

postimage

Bejat, Dengan Dalih Penyembuhan Oknum Guru Agama Setubuhi Muridnya


Indramayu - Dunia Pendidikan di kabupaten Indramayu di Gemparkan dengan kabar salah seorang Tenaga Pendidik berinisial NH yang mengajar Agama di Sekolah SMK di Kabupaten Indramayu menyetubuhi muridnya yang masih di bawa umur sebut saja Bunga (18) warga Totoran Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu di lingkungan sekolahan.

Keterangan yang berhasil di Himpun, menyebutkan, Peristiwa Itu terjadi, ketika korban saat itu mengeluhkan penyakit yang dideritanya kepada pelaku, NH yang di percaya oleh pihak sekolah menjadi pengajar sekaligus DKM masjid mendapat keluhan dari korban, langsung saja merespon apa yang di keluhkan oleh korban, namun kemudian muncul pikiran kotor NH  melampiaskan hasrat nafsu bejatnya kepada korban.

Diduga karena tergiur kemolekan tubuh korban, kemudian NH membawa Korban dengan iming iming dapat menyembuhkan penyakit yang dideritanya di sebuah ruangan samping masjid SMK dimana tempat tersebut  sudah tersedia tempat tidur NH untuk beristirahat dan ditempat itulah kemudian korban di gagahi oleh pelaku sebanyak dua kali dengan dalih bahwa yang mengagahinya bukan dirinya melainkan “ Kodam” yang berada di dalam tubuhnya.

Korban yang saat itu mempercayai kemudian langsung di suruh pulang dan jangan bilang kepada siapapun terkait aksi bejat seorang gurunya tersebut.

Peristiwa ini kemudian terungkap ketika orang tua korban mendesak korban saat melihat anaknya sedikit berbeda dari biasanya dan kemudian melaporkan perihal itu kepada pihak kepolisian setempat.

Sementara itu, salah satu penyidik kepolisian polres Indramayu yang tidak mau disebut namanya membenarkan bahwa adanya laporan tersebut dan pihaknya pun sudah melakukan penangkapan kepada pelaku terhitung pada tanggal 23 ferbruari lalu.

“ kasus  pemerkosaan ini, sudah  di P21 kan kepada pihak kejaksaan Negeri kabupaten Indramayu dan berikut juga berkas berkas penyidikan untuk di tindak lanjuti,” pungkasnya.


Penulis : Agus
Sumber : Fajarnews
Powered by Blogger.