Kepsek Tri Tolak Bantuan Rehab Ringan Disdik Indramayu

Indramayu - Kepala Sekolah SDN Sliyeg II Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Tri Toto Sulistyana, S.Pd, M.Si , menolak bantuan rehab ringan yang akan diberikan pihak Disdik Indramayu, pasalnya penolakan itu didasari pada kondisi bangunan yang sangat rapuh dan menghawatirkan.

”Percuma bantuan rehab ringan itu saya terima , disamping nilainya yang kecil, pekerjaan rehab ringan itu akan menambah masalah baru, karena kondisi bangunan sekolah sudah tidak memungkinkan, bisa disaksikan sendiri langit langit plafon bisa jatuh mendadak .” Katanya saat dihubungi, Sabtu(31/8)kemarin.

Indramayu - Kata dia, penolakan bantuan rehab terjadi setelah Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu mengirimkan tim survai lapangan, namun setelah yang akan direncanakan tidak sesuai harapan komite sekolah, pemberiannya ditolak. Kendatipun demikian pihaknya sudah berupaya  dengan komite untuk mengirimkan proposal langsung kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Saya sudah mengirimkan proposal permohonan ke pusat, setelah bantuan disdik saya tolak, Insyaallah sekalipun dilaksanakan pada anggaran 2014, tapi kami puas bisa tertanggulangi kondisi bangunan saat ini yang butuh anggaran besar.”Paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu,  H. Odang Kusmayadi. MM melalui Kabib Dikdas Haryono membenarkan jika pihak disdik gagal memberikan bantuan rehab  ringan kepada SDN Sliyeg II dikarenakan ditolak oleh pihak sekolah.


“Terus mau gimana lagi anggaranya tahun ini untuk rehab ringan, sudah mengirim konsultan kesana untuk mengecek kondisi sekolah, malah  ditolak, bukan salah kami kan ?.” Paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepsek Tri akan menyerahkan jabtan kepala sekolah kepada Bupati Indramayu, jika kondisi bangunan sekolah yang dipimpinnya tidak bisa dibangun hingga 2014 nanti.”Saya serius akan serahkan jabatan kepsek jika tidak terbukti rehab bangunan pada 2014 nanti, mendingan jadi guru biasa.”imbuhnya.**(Ihsan)
Powered by Blogger.