Header Ads

postimage

Petualang Panji Mengeksplore Pulau Biawak



Indramayu - Panji si petualang yang selalu tayang di salah satu Tv Swasta Nasional, Kamis (24/3) mencoba menaklukan sekumpulan hewan reptil yang ada di Pulau Biawak Kabupaten Indramayu. Syuting di pulau yang kini menjadi kawasan konservasi itu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pemerintah daerah.

Kepedulian pemerintah daerah itu dibuktikan dengan ikut sertanya Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si, Ketua DPRD Abdul Rozak Muslim, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan H. AR. Hakim, Kadisporabudpar H. Warjo, Kabag Umum Dra. Masayu Nurhayati Roni, serta Kabag Humas dan Protokol Drs. Wawan untuk mendampingi proses syuting.

Pulau yang berjarak sekitar 28 mil dari pesisir pantai Indramayu menawarkan suatu eksotisme dan daya tarik adventure yang sangat luar biasa terutama bagi pengunjung yang baru pertama kali singgah di pulau itu. Keindahan pulau Biawak bukan hanya terletak pada keberadaan satwa reptil yang berkeliaran bebas saja, namun juga menawarkan panorama eksotis sangat menakjubkan terutama pantai yang berpasir putih dan juga hamparan karang bawah laut yang masih sangat original.

Pukul 07.45 semua rombongan sudah tiba di pelabuhan jetty prohpilne Balongan untuk segera menaiki KMP Balongan II milik Pertamina RU VI, setelah mendapatkan pengarahan sebentar dari Kepala Syahbandar Koko S rombongan kemudian menaiki kapal dan mengarungi lautan lepas dengan iringan deru mesin yang begitu nyaring.

Setelah menempuh perjalanan 2 jam lebih dan pada pukul 10.45 rombongan kemudian disambut dengan eksotisme alam Pulau Biawak, dari kejauhan dan tampak sambutan Mercuar yang terlihat perkasa buatan Belanda tahun 1872. Dengan bersusah payah kamipun harus berganti dengan menggunakan perahu yang lebih kecil, sebab kapal yang dinaiki tidak bisa langsung sampai di pantai.

Jinakan Biawak

Seperti yang sering disaksikan dalam tayangan televise, Panji selalu melakukan berbagai adegan berbahaya dengan bermain-main dengan binatang buas. Begitu pula ketika tiba di Pulau Biawak, beberapa Biawak langsung menyapa kedatangan rombongan seolah menyampaikan ucapan selamat datang.

Karena penasaran, akhirnya Panji memancing sekumpulan Biawak untuk keluar dari sarangnya dengan menggunakan umpan ikan. Sebab biasanya Biawak akan sangat tertarik dengan aroma bau amis dari ikan segar dan segera menghampirinya. Namun setelah ditunggu akhirnya yang muncul hanya beberapa ekor saja. Akan tetapi Biawak ini ternyata sangat susah untuk dijinakan, sehingga Panji pun terus mengejarnya hingga ke semak belukar. Pengejaran ini ternyata tidak semulus yang dibayangkan, jari tangan Panji terkena sabetan ekor Biawak sehingga berdarah dan mengalami luka serta sedikit robek.

"Biawak di sini susah dijinakan, meskipun sudah saya pancing agar keluar tapi mereka tetap tidak mau keluar. Malah mereka mengajak saya bermain-main, ini membuat saya tambah penasaran dan saya malah ingin mengeksplore satwa yang lain di Pulau ini." Kata Panji.

Di pulau ini Panji dan crew bukan hanya menjinakan Biawak, namun juga mencoba menggali potensi wisata lainnya. Seperti halnya mengunjungi Mess Navigasi Perhubungan Laut, menaiki Menara Mercusuar, hingga mengunjungi Makam Syeh Syarif Khasan. Setelah menjelajah pulau hampir 3 jam, akhirnya seluruh crew memutuskan untuk kembali pulang.

Perahu Wakil Bupati Hanyut

Sebelum kembali ke KMP Balongan, maka seluruh crew harus berkumpul di ujung Dermaga untuk segera diangkut dengan menggunakan perahu kecil. Akan tetapi ada kejadian yang membuat histeris bahkan hampir membahayakan Wakil Bupati Drs. H. Supendi, M.Si dan Ketua DPRD Abdul Rozak Muslim, serta sejumlah pejabat dan penumpang lainnya.

Perahu yang dinaiki oleh wakil bupati tersebut lepas dari tambatannya di Dermaga hingga hanyut beberapa meter ke tengah lautan. Melihat perahu yang terus menjauh dari Dermaga dan terus terbawa angin tersebut membuat panik semua pihak dan akhirnya salah seorang staf dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Indramayu memutuskan untuk terjun dan menarik perahu tersebut. "Alhamdullah perahunya bisa diselamatkan dan ditarik kembali ke Dermaga, kita semua bisa selamat," kata wakil bupati.

Pada jam 19.00 KMP Balongan II yang membawa semua rombongan akhirnya dapat kembali bersandar di pelabuhan, dan semua mengucap syukur karena telah kembali dengan selamat setelah mendapmpingi dan berpetualang bersama Panji untuk sebuah promosi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Indramayu. (deni)

No comments

Powered by Blogger.