Header Ads

postimage

Indramayu Belum Dapat Vaksin Meningitis



Indramayu - Sebanyak 1.640 ampul dosis vaksin meningitis untuk jatah calon jemaah haji Kabupaten Indramayu masih tersimpan di ruang penyimpanan vaksin Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bina Penyehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Barat dr Fita Rosemary, di Bandung, Jumat (17/9).

Menurut Fita, vaksin tersebut belum didistribusikan karena dari data yang diperoleh, Kabupaten Indramayu merupakan daerah terakhir di Jawa Barat yang akan memberangkatkan jemaah hajinya. Menurut jadwal, Kabupaten Indramayu akan melakukan penyuntikan pada tanggal 6 Oktober 2010 mendatang.

Fita Rosemary mengatakan, akan segera mendistribusikan vaksin tersebut secepatnya. “kita akan mendistribusikan dan melaksanakan penyuntikan di Indramayu sebulan sebelum keberangkatan para Calon Jemaah Haji, karena vaksin tersebut bekerja secara optimal setelah 30 hari,” katanya.

Fita menambahkan, Jawa Barat merupakan daerah terbanyak mendapat distribusi vaksin meningitis dengan total 38.065 ampul single dosis atau satu dosis untuk satu orang. “Jabar ini kan penduduknya mencapai 43 juta jiwa, dan tiap tahunnya selalu memberangkatkan jemaah haji terbanyak,” tuturnya.

Sementara dari data yang diperoleh, Departemen Kesehatan RI telah menyebarkan sebanyak 224.250 ampul dosis ke seluruh Indonesia. Jawa barat tercatat akan memberangkatkan sekitar 37.275 dan telah memulai penyuntikan kepada calon jemaah haji pada Selasa (14/9) lalu di Cianjur, dan terakhir pada Rabu (6/10) di Indramayu. Dan, dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, Kota Bekasi mendapatkan alokasi Terbanyak dengan jumlah vaksin 3.825 ampul

Saat dikonfirmasi tentang sertifikasi dari MUI, Fita mengatakan, vaksin tersebut telah disertivikasi Halal oleh MUI, “Saya tidak tahu apakah mengandung zat dari babi, tapi yang jelas MUI telah memberikan sertifikasi halal jadi diharapkan calon jemaah haji tidak khawatir,” katanya.

Vaksin Meningitis untuk tahun 2010 ini diproduksi oleh sebuah perusahaan vaksin asal Itali yakni Novartis Vaccines dengan harga Rp 236.000 per dosis. Fita menambahkan, Dinkes Provinsi Jabar telah memulangkan sekitar sembilan ribu vial/botol vaksin meningitis karena tidak mendapakan sertifikasi dari MUI. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.