Header Ads

postimage

Bengkel Sepeda Motor di Pantura Indramayu Ramai Pengunjung



Indramayu - Sejumlah pemilik bengkel sepeda motor di jalur pantai utara (pantura) wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengaku terjadi peningkatan permintaan layanan perbaikan motor para pemudik lebaran.

Iswanto salah seorang pemilik bengkel sepeda motor di jalur utama pantura Indramayu, Minggu mengaku peningkatan permintaan perbaikan motor sejak memasuki H-5 menjelang Lebaran Idul Fitri 1431 Hijriyah.

Peningkatan pengunjung pengendaran motor mulai awal Ramadhan dan terus meningkat semakin mendekati lebaran.

"Setiap hari rata-rata melayani 80 motor para pemudik yang kebanyakan dari Jakarta," ucapnya seraya menyebutkan pada hari-hari biasa rata-rata hanya 20 motor.

Pemudik yang datang kebengkel tidak hanya memperbaiki juga mengecek kondisi kendaraan, sebagaian dari mereka memanfaatkannya untuk beristirrahat, sambil menunggu sepeda motornya normal kembali.

Untuk menjaga kepuasan pelanggan bengkel, para pemilik bengkel juga menyediakan saran untuk istirhat, seperti kamar mandi kecil, mushola, juga televisi ukuran 21 inci cukup menghimbur pemudik melepas lelah, selain itu disediakan makanan dan minuman ringan.

Sementara itu Narsito pemudik asal Jakarta yang sedang servis kendaraan roda dua mengaku, perjalanan jarak jauh dari Jakarta menuju Brebes, sepeda motor harus sering dikontrol dibengkel, khawatir diperjalanan mogok.

"Bengkel yang memiliki fasilitas lengkap sangat dibutuhkan oleh pemudik, selain memperbaiki kendaraan roda dua juga mengecek kondisinya, pemudik dapat istrihat untuk memulihkan stamina,"katanya.

Dia menambahkan, bengkel sepanjang jalur pantura mulai dari Kabupaten Karawang hingga ke Brebes Jawa Tengah, memanfaatkan kesempatan mudik Lebaran Idul Fitri 1431 Hijriyah, karena pada kesempatan tersebut jumlah pengunjung bengkel meningkat.

Nurdi pemilik bengkel lain di jalur pantura Kabupaten Indramayu menuturkan,memasuki H-5 bengkelnya dibanjiri pelanggan baik warga setempat juga pemudik yang melintas di pantura.

Dikatakan, meskipun jumlah pengunjung bengkel naik higga 300 persen, namun biaya servis juga harga suku cadang sepeda motor tidak mengalami perubahan, biaya servis dikenakan Rp20 ribu, tambal ban Rp 5000, ganti oli tergantung merknya, mulai dari Rp23 ribu per liter hingga oli kualitas tinggi Rp35 ribu per liter. (Ant)

No comments

Powered by Blogger.