Header Ads

postimage

Sering Mengkonsumsi Minuman Mengandung Zat Pewarna, Ela (8) Gagal Ginjal



Indramayu - Diduga sering mengkonsumsi zat pewarna, seorang bocah yang masih sekolah SD terkena penyakit gagal ginjal. Nasib naas itu menimpa Ela Heri Pratiwi (8), warga Blok Balong Kidul, RT.33 RW.04, Desa Rambatan Kulon, Kec. Lohbener, Kab. Indramayu. Sudah tiga tahun Ela mengidap penyakit ini.

Setiap penyakitnya kambuh seluruh tubuh mulai dari kepala hingga kaki membengkak. Kondisi ini diperparah lantaran kedua orang tuanya sudah tidak sanggup untuk membelikan obat karena harganya cukup tinggi. Meski orang tuanya telah berupaya membawa anaknya ke sejumlah rumah sakit. Kini orang tua Ela meminta perhatian kepada pemerintah setempat.

Anak kedua dari pasangan suami istri, Casipan (34) dan Sriwiyati (33), menderita sakit sejak anaknya masih berumur 5 tahun. Dan hampir 3 tahun Ela menderita penyakit tersebut. Setiap kali penyakitnya kambuh akan mengalami bengkak sekujur badan dari kepala hingga kaki. Bahkan perutnya membesar layaknya orang hamil 9 bulan. Ditambah lagi, ia akan merasa kesakitan jika menangis serta matanya membengkak dan terasa gatal.Akibat kondisi ini, bocah yang masih duduk di kelas 2 SDN Rambatan Kulon I ini terpaksa tidak mengikuti pelajaran sekolahnya.

"Sekarang ini kami sudah tidak sanggup lagi membelikan obat untuk anak saya yang kedua ini. Kami sudah tidak punya uang untuk menebus obat sebab obatnya harganya tinggi, " tutur Sriwiyati kepada "PRLM", Minggu (30/5)

Menurutnya, ketidaksanggupan itu akibat penghasilan sebagai pedagang kain mingguan tidak mencukupi untuk kebutuhan anaknya yang sakit. Kendati begitu, orang tua Ela sebelumnya pernah membawa anaknya berobat ke beberapa rumah sakit. Namun penyakit anaknya tak kunjung sembuh.

Menurut Sriwiyati, penyakit yang diderita anaknya bermula dari bengkak-bengkak di tubuh. Setelah dicek di rumah sakit ternyata dinyatakan gagal ginjal. Dan menurut keterangan dokter bahwa anaknya tersebut terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung zat pewarna. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.