Header Ads

postimage

TKW Indramayu "Ngebut Kawin" Difilmkan



Indramayu - Ones (Ringgo Agus Rahman) sedang mandi di sungai, lalu datang seorang wanita cantik melepaskan busananya. Lalu tiba-tiba ia dibangunkan oleh kakeknya (Hengky Solaiman), yang ternyata hanyalah mimpi. Ones pun tanpa sadar ia lupa pula mematikan video porno yang sedang diputar di tv-nya. Serta merta kakeknya pun marah dan memaki dirinya. Ones adalah seorang supir taksi yang sangat sayang dengan kakeknya. Bahkan ia rela berutang kepada atasannya, Bos Rambo (Boneng) untuk membelikan kakeknya sebuah kursi pijit. Untuk membayar hutangnya itu ia harus bekerja lebih keras mencari penumpang. Sampai petualangan pun dimulai saat dirinya bertemu dengan Ningsih (Wiwid Gunawan).

Ningsih seorang TKW cantik yang baru pulang datang dari Saudi Arabia. Ia men-charter taksi Ones untuk ke kampung halamannya di Indramayu. Awalnya Ones sempat menolak, namun karena diiming-imingi akan dibayar dengan 5 juta, Ones pun setuju. Namun sesampainya dirumah Ningsih, Ones dimintanya untuk pura-pura menjadi calon suaminya dan diperkenalkan kepada kedua orangtuanya. Dengan tambahan uang menjadi 10 juta, Ones pun kembali menyetujui karena kakeknya yang ternyata disandera oleh bosnya untuk jaminan hutang yang belum dibayar oleh Ones. Kekisruhan pun dimulai, karena Cecep (Vincent Rompies) cowok kampung yang sudah lama naksir dengan Ningsih ternyata ingin melamar Ningsih.

Untuk memutuskan siapa yang berhak menikahi Ningsih, Ones dan Cecep pun harus melewati yang mereka sebut fit n proper test. Mereka berdua harus melewati berbagai tes mulai dari tes kejantanan, kepintaran, bahkan sampai kemaluan. Siapakah yang akan menang? Lebih baik siapkan perut Anda saja, karena berbagai adegan komedi dengan kekonyolan-kekonyolan para pemain akan mengocok perut Anda pada bagian cerita ini.

Sang sutradara G. Soeharjanto cukup apik mengemas film ini dengan balutan komedi. Tidak lepas dari kepiawaian dari Ringgo dan Vincent yang lihai memerankan adegan komedi seperti peran-perannya yang biasa mereka lakoni. Ditambah kehadiran Kadir, Boneng, Hengky Solaiman, Ira Wibowo, Harry De Fretes, dan Doyok cukup turut memberi warna komedi dalam film yang sekarang sudah bisa disaksikan dibioskop ini.

Mungkin ketika Anda melihat awal film ini dibuka dengan adegan Ringgo yang sedang mandi di sungai, akan mengira jika film ini adalah film komedi yang dibumbui dengan adegan seks. Anda salah, karena film ini murni sebuah komedi. Lihat saja aksi Ringgo dengan kepolosan wajahnya yang berhasil menggambarkan sosok kocak Ones si supir taksi yang malang dengan kehidupannya yang dikejar-kejar hutang oleh bosnya. Ditambah kegilaan Vincent disetiap adegan, yang sepertinya tidak melihat dia berakting, justru seperti melihat kehidupannya pribadinya yang gila seperti saat menjadi host sebuah program televisi. Yang cukup menghebohkan adalah saat adegan fit n proper test dengan tes kemaluan. Disini Vincent berani melakukan adegan yang membuat penonton di studio heboh, entah karena kaget, tertawa, atau malu. Adegan apa kira-kira ya?

Tapi terlepas dari kegilaan Vincent atau pun pemain lainnya, yang pasti film ini memang untuk hiburan semata. Dari sisi komedi yang cukup membuat Anda pegal untuk tertawa, sampai kasih sayang yang diberikan Ones kepada kakeknya adalah suatu pesan yang cukup menyentuh untuk mengingat kakek Anda kembali. (eM.Yu)

No comments

Powered by Blogger.