Headlines News :
Topics :
QRCode

google-site-verification: googledbc0ac0d63235fca.html
IbroArt Motion - Indramayu
AKHSAN Rent Car - Jatibarang,Indramayu, kota indramayu, berita indramayu, indramayu news, kabar indramayu, peta indramayu, polisi indramayu, wong indramayu, Radio indramayu, bupati indramayu, jalan indramayu, pantura indramayu, video indramayu, indramayu online, video smu indramayu, video panas indramayu, Kota indramayu, Notaris indramayu, panen indramayu, puasa indramayu, ramadhan indramayu, lebaran indramayu, sahur indramayu, jalur mudik indramayu, peta mudik 2012 indramayu, download peta indramayu, berokan indramayu, pulau biawak indramayu, topeng indramayu, mangga indramayu, warnet indramayu, indramayu remaja, dprd indramayu, yance indramayu, waterboom indramayu, pantai indramayu, ngabuburit indramayu, PSB indramayu, streaming radio indaramayu, fm indramayu,koran indramayu, wartawan indramayu, kebakaran indramayu, toko komputer indramayu, hotel indramayu, kolam renang indramayu, perumahan indramayu, mall indramayu, yogya indramayu, mm toserba indramayu, batik paoman indramayu, bunderan mangga indramayu, patung sentot indramayu, alat berat indramayu, pertamina indramayu, singaldra indramayu, gedung kesenian indramayu, indramayu heritage, situs indramayu , bahasa indramayu, sma indramayu, tarling indramayu, organ indramayu, miras indramayu

Pasca Lebaran, Pasokan Ikan Laut Indramayu Belum Lancar

Indramayu - Pasokan ikan laut di Indramayu, Jawa Barat belum normal sehingga harga ikan laut di sejumlah pasar ikan masih tinggi, sementara permintaan konsumen terus meningkat.

Seorang pedagang ikan di pasar Indramayu, Jaya Minggu mengaku persediaan ikan semakin berkurang karena permintaan ikan laut pasca lebaran masih tinggi, meskipun harga tinggi.

Harga Kakap merah mencapai Rp50.000 hingga 55.000/kilogram, konsumen tetap mencari ikan tersebut. Selain kakap merah juga ikan tenggiri banyak dicari meski harganya mencapai Rp50.000 hingga Rp60.000/kilogram padahal sebelumnya Rp36.000/kilogrm.

Dikatakannya, permintaan ikan setelah lebaran meningkat dibandingkan menjelang lebaran, karena warga Indramayu perantau tiba di kampungnya, di malam hari mereka biasanya kumpul- kumpul sambil bakar ikan laut. Jenis ikan yang diminati antara lain kakap merah, kerapu, baronang dan tenggiri.

Acong, salah seorang warga Indramayu mengaku, ikan laut mantap dibakar sambil kumpul dengan teman-teman yang jarang bertemu, meskipun harga ikan mahal yang penting ada karena acara tersebut setahun sekali.

Sementara itu pemasok ikan laut di TPI Karangsong masih sepi kegiatan bongkar muat kapal, karena nelayan setempat baru berangkat melaut sehingga produksi ikan belum normal.

Selain TPI Karangsong ada juga TPI Glayem yang berjarak kurang dari 17 km dari kota Indramayu. Di TPI tersebut didaratkan jenis ikan kecil yang utama namun ada juga ikan besar.

Hasil ikan yang didaratkan di tempat pelelangan ikan Glyem pada juli 2009 sekitar 37.372 ton dari berbagai jenis ikan seperti petek, tiga wajan, teri, udang kecil atau rebon, cumi-cumi, blakutak, kata Warjo nelayan yang sedang mendaratkan hasil tangkapannya di TPI Glyem.

"Perahu yang bersandar di pelelangan Glayem memiliki ukuran rata-rata 3x8 meter dengan menggunakan mesin tempel, kalau jenis perahu besar belum bisa ditambatkan disini karena alur kolam masih kecil. Mudah-mudahan ke depannya bisa direalisaikan," terangnya.

Jenis perahu kecil di sini ada dua macam yakni Gogol dengan jumlah nelayan sekitar lima orang. Daerah tangkapan ikan di perairan Indramayu sampai ketengah laut berjarak antara 20mil, sedangkan yang kedua jenis Bundes jumlah nelayan 20 orang daerah tangkapan tidak terlalu ke tengah laut.

TPI Glayem merupakan tujuan terakhir nelayan yang berada di daerah Indramyu juga dari nelayan kabupaten Cirebon untuk menjual hasiltangkapannya.

Lagi, Dua Pemuda Indramayu Tewas Akibat Miras

Indramayu - Dua nelayan, Sambudin (27) dan Masnun (27), warga RT 06/RW 03 Blok Gersang, Desa Sendang, Kec. Karangampel, Kab. Indramayu, Minggu (27/9) pagi, tewas setelah menenggak minuman keras (miras).

Informasi yang diterima, Minggu (27/9) menyebutkan, peristiwa terjadi ketika kedua pemuda itu menggelar pesta miras bersama beberapa orang rekan mereka, Kamis (24/9).

Menurut Lurah Desa Sendang, Kartono, Sambudin dan Masnun minum-minum bersama Jajuli, Toyib, Bagas, dan Rudi di rumah Sambudin.

"Menurut keterangan yang saya dapatkan, mereka minum-minum dari siang hingga malam hari. Mereka mengonsumsi minuman keras Mansion House yang dicampur dengan minumana ringan, minuman suplemen, dan bir," jelas Kartono.

Selang sehari setelah berpesta miras, kedua korban dan rekan-rekannya mulai merasakan gejala keracunan. Korban mengeluhkan perutnya terasa sakit dan panas seperti terbakar disertai pusing dan muntah-muntah.

"Setelah mengetahui kondisi korban, keluarga kemudian membawa mereka ke rumah sakit Pelabuhan, Cirebon pada Jumat (25/9) malam," kata Kartono.

Namun karena kondisi Sambudin dan Masnun terus memburuk, nyawa kedua korban akhirnya tidak dapat diselamatkan. Mereka tewas pada Minggu (27/9) dini hari.

Kapolres Indramayu, AKBP Drs. H. Mashudi melalui Kapolsek Karangampel, AKP Abdullah Zahri didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Darpani saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, para korban diduga mengalami intoksikasi (keracunan) alkohol.

Zahri menandaskan, pihaknya saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut dan sudah meminta keterangan dari para saksi yang berada di lokasi kejadian.

"Kami tengah menyelidiki peristiwa itu, termasuk akan meminta sejumlah keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwanya, " katanya.

Polair Kalimantan Menangkap Nelayan Indramayu

Indramayu - Sejumlah nelayan asal Kab. Indramayu yang menjadi awak kapal motor (KM) Dharma Ayu ditangkap Polisi Perairan (Polair) Kalimantan saat mencari ikan di perairan laut Kalimantan. Hingga berita ini dibuat, belum diketahui secara jelas kondisi mereka.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Jumat (25/9), kepastian ditangkapnya KM Dharma Ayu oleh petugas Polair Kalimantan itu disampaikan Ketua Serikat Nelayan Tradisional (SNT) Kab. Indramayu, Kajidin.

Ia mengaku menerima informasi ini dari salah satu awak KM Dharma Ayu yang menyatakan sedang berurusan dengan polisi di perairan Kalimantan.

"Setelah kami mencoba mengecek, mereka diduga ditangkap karena tidak mengantongi kelengkapan dokumen pelayaran. Penangkapan terjadi saat KM Dharma Ayu sedang mencari ikan di perairan Kalimantan," jelasnya.

Diungkapkannya, beberapa lama setelah para awak kapal menebar jaring, kapal patroli Polair Kalimantan melintas. Awalnya, lanjut Kajidin, petugas hanya berputar-putar mengitari perairan tidak jauh dari lokasi nelayan Indramayu mencari ikan. Namun kemudian mereka menghampiri KM Dharma Ayu dan mencoba memeriksa kelengkapan dokumen pelayaran.

"Diduga tidak dapat menunjukkan dokumen kelengkapan berlayar, KM Dharma Ayu lalu digiring ke pos polair setempat. Tapi masalahnya, walaupun surat-suratnya lengskap, jika lintas wilayah, aturannya berbeda sehingga tetap saja ditangkap," kata Kajidin.

Sementara itu, Komandan Kesatuan Pengawasan Laut dan Pantai (KPLP) Kantor Pelabuhan Kab. Indramayu, Koko Sudeswara menyatakan, banyaknya kapal nelayan yang ditangkap petugas polair saat berlayar dikarenakan para nelayan terkadang tidak mematuhi aturan.

"Selain kerap melanggar zona pencarian ikan, mereka juga kerap ditangkap lantaran tidak dilengkapi dokumen pelayaran yang semestinya mereka miliki," jelasnya.

Ketatnya pengawasan di luat lepas oleh petugas akhir-akhir ini, imbuhnya, karena sering terjadi aksi perompakan. Sehingga intensitas patroli dan penanganan di lapangan lebih diperketat untuk menekan angka kriminalitas di laut.

Koko memaparkan, berdasarkan data di kantor Pelabuhan Indramayu, kasus perompakan sepanjang 2009 tercatat sebanyak 12 kali dengan kerugian materi miliaran rupiah. "Angka itu saya yakin lebih sedikit dibandingkan dengan fakta di lapangan. Sebab nelayan kita biasanya enggan melaporkan kasus-kasus yang menimpanya," ujarnya.

Balon Bupati Indramayu Perang Stiker

Indramayu - Momentum saling bermaaf-maafan pada Lebaran ini dimanfaatkan beberapa tokoh masyarakat yang kini bakal Calon (balon) Bupati Indramayu untuk menjalin komunikasi politik alias kampanye dengan masyarakat.

Puluhan baligo alias poster Drs. H. Mulyono Martono, mantan pejabat Pemkab Indramayu yang beriat jadi calon bupati Indramayu berukuran lebar 100 Cm dan panjang 150 Cm itu sejak sepekan terakhir terpampang di sejumlah sudut jalan.

Wakil Bupati Indramayu periode 2005 – 2010 Drs H. Herry Sudjati, MM nampaknya tak ingin ketinggalan. Menyebarkan ribuan stiker dan kalender bergambar foto diri melalui para pendukungnya ke sejumlah desa.

Tak hanya Mulyono dan Herry, ribuan stiker Ny. Hj. Anna Shopanah, satu-satunya wanita, anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2009 - 2014 calon bupati Indramayu pun beredar luas di masyarakat. Kabarnya stiker Ny. Hj. Anna Shopanah itu paling banyak diminati warga yang ingin memasangnya di dinding rumah, kendaraan bermotor, warung dan pabrik penggilingan padi.

Pantauan Pos Kota di sejumlah kecamatan menyebutkan, masyarakat Indramayu sekarang ini sedang merindukan hadirnya calon bupati yang dapat meneruskan Visi Indramayu Remaja (Religius, Maju Mandiri, Sejahtera) Jilid Ke-2.

“Sebab Visi Remaja itu terbukti mampu merubah kondisi masyarakat Indramayu ke arah lebih baik,” ujar Asep Afandi, tokoh masyarakat Kecamatan Sukagumiwang yang dihubungi Pos Kota, Sabtu (26/9).

Pantura Indramayu Padat, 12 Ribu Kendaraan per Jam

Indramayu - Jalur Pantura Indramayu sepanjang Jum’at (18/9) subuh hingga siang jadi lautan kendaraan bermotor pemudik. Jumlah volume kendaraan pemudik hari ini kian bertambah banyak dibandingkan hari sebelumnya. Pantas hari Jum’at ini disebut puncak arus mudik.

Hampir semua badan jalan di Jalur Pantura yang lebarnya sekitar 8 Meter penuh sesak. Dijejali kendaraan bermotor pemudik dari Jakarta. Kendaraan bermotor yang paling banyak dipakai pemudik masih didominasi sepeda motor atau jenis Roda 2. Iring-iringan kendaraan di speanjang Jalur Pantura seperti tak pernah terputus.

Petugas Dinas Perhubungan yang mendata jumlah kendaraan pemudik dari Jakarta tujuan kota-kota di Jawa di Simpang Tiga Lohbener mencatat, jumlah kendaraan yang melintas di Jalur Pantura Indramayu mencapai lebih dari 12 ribuan unit kendaraan per jam.

Jumlah itu kata petugas lebih banyak dibandingkan jumlah kendaraan yang melintas pada Kamis (17/9) yang jumlahnya berkisar 8 ribuan unit kendaraan sampai 10 ribuan unit kendaraan per jam.

Sesaknya Jalur Pantura Indramayu membuat sejumlah warga sekitar mengurungkan niatnya bepergian menggunakan kendaraan bermotor di Jalur Pantura. Warga memilih bepergian melintasi jalan desa atau jalan kabupaten yang relatif lebih sepi dan aman.

Meski badan jalan di sepanjang Jalur Pantura disesaki kendaraan pemudik namun tak membuat warga, apalagi anak-anak sekitarnya jadi kesal. Ramainya lalu-lintas berbagai jenis kendaraan pemudik itu justru membuat sebagian warga tak terkecuali anak-anak di Jalur Pantura, ramai-ramai menonton lalu-lalangnya kendaraan sejak selepas subuh.

Warga rela berdiri berjam-jam di pinggir-pinggir jalan menyaksikan ribuan bahkan ratusan ribu kendaraan yang melintas. Mereka senang melihat aneka jenis, model dan warna mobil atau sepeda motor baru yang sebelumnya belum pernah mereka lihat.

“Daripada menjalankan puasa sambil berdiam saja di rumah, lebih baik lihat aneka jenis kendaraan bermotor di jalan,” ujar Duliman, 38 karyawan PT. Sekawan Indramayu yang sengaja datang dari Sindang melihat kendaraan di Pantura.(Tar)

H-3 Pantura Indramayu Dipadati Pemudik

Indramayu - Jalur Pantura Indramayu sepanjang Kamis (17/9) pagi dan siang benar-benar dikuasai kendaraan pemudik dari Jakarta menuju ke kota-kota di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Berdasarkan hasil pencatatan sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu di Simpang Tiga Lohbener, pada Kamis (17/9) pukul 09:00 WIB tingkat kepadatan lalu-lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melaju dari Jakarta ke kota-kota di Jawa perjam mencapai 8 ribu unit sampai 10 ribu unit kendaraan.

Dishub juga mencatat kecepatan rata-rata kendaraan pemudik berkisar antara 40 Km per jam hingga 70 Km per jam. Kecuali di beberapa titik keramaian, seperti sekitar Pasar Tumpah Patrol dan Kandanghaur, kecepatan kendaraan menurun sekitar 20 Km per jam hingga 30 Km per jam.

Hal itu disebabkan karena pada pagi hari, mulai pukul 06:30 WIB hingga pukul 09:00 WIB, aktifitas warga di sekitar pasar tumpah itu masih terlihat ramai. “Walau pedagang tidak sampai menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan, tapi aktifitas warga di sekitar pasar tumpah itu masih tampak ramai pada pagi hari sehingga kendaraan tak bisa tarik gas,” ujar Yanuar, 39 salah seorang pemudik.

Mengingat jumlah kendaraan pemudik cukup padat, nyaris tak sejengkal pun badan jalan beraspal di Jalur Pantura itu yang lengang atau tidak terinjak ban kendaraan. “Pokoknya badan jalan aspal itu gak ada sisa. Semuanya dipadati kendaraan pemudik dari Jakarta,” katanya.

Sementara itu data kecelakaan lalu-lintas (laka lantas) yang dicatat petugas pada Pos Pengamanan Simpang Tiga Lohbener, hingga Kamis (17/9) masih belum terisi. Kecuali beberapa sepeda motor mengalami kecelakaan saling bersenggolan dengan pengendara lain hingga terjatuh dan itupun pengendaranya hanya luka lecet.

Lebaran Maju 1 Hari, Banyak Pemudik Rubah Jadwal Mudik

Indramayu - Rencana Lebaran maju sehari dari Hari Senin ke Minggu (20/9) berdampak cukup mengejutkan sejumlah petugas Polantas, Dishub, Linmas, Pramuka yang bertugas di Jalur Pantura, Rabu (16/9).

Selama ini petugas mengira Lebaran berlangsung Senin (21/9). Dan puncak arus mudik pada Jum’ay (18/9) dan Sabtu (19/9). Nyatanya Lebaran diumumkan maju sehari pada Minggu (20/9). Sehingga banyak warga Jakarta yang akan pulang kampung pun terpaksa merubah jadwal mudik.

Berdasarkan pemantauan, pada Rabu (16/9) jumlah kendaraan pemudik meningkat luar biasa dibadingkan sehari sebelumnya. Seorang anggota Polantas berpangkat Bripka di Jalur Pantura Indramayu menyebutkan, perubahan jadwal Lebaran cukup mengejutkan petugas di lapangan.

Kendati begitu kata dia sebagai petugas kepolisian apapun keadaannya suka tidak suka harus dihadapi dan kenyataannya petugas sudah siap melayani pemudik yang jumlahnya membludak lebih dini.

Kepala Dinas Perhubungan Drs. Umar Budi Karyadi mengaku tidak kaget terhadap perubahan jadwal Lebaran yang maju sehari. “Intinya kapan pun petugas Dishub di lapangan harus sudah siap melayani pemudik. Jadi tidak terpaku oleh maju atau mundurnya hari Lebaran,” katanya.

Kapolres Indramayu dihubungi Pos Kota mengemukakan, Operasi Ketupat Lodaya 2009 merupakan operasi kemanusiaan. Setiap petugas yang diterjunkan ke lapangan, wajib memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada pemudik.

Demi lancarnya arus kendaraan, kata kapolres tak seorangpun petugas Polantas melakukan penilangan terhadap kendaraan pemudik.

Untuk memberikan jaminan rasa aman terhadap pemudik, Polres Indramayu menyiapkan 30 Pos Aju, 54 Pos Gatur. Dalam pelaksanaan tugasnya, jajaran Polres Indramayu dibantu 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) atau sebanyak 240 personil Brimob yang tugasnya mengawal pemudik pada jalur alternative Subang – Cikamurang maupun jalur Pantura. (Tar)

Polres Indramayu Berlakukan Sistem Buka Tutup

Indramayu - Polres Indramayu mulai memberlakukan sistem buka-tutup di pertigaan jalan raya pantura Desa Celeng, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, kemarin. Penerapan sistem buka-tutup ini untuk mengurai kemacetan dan potensi penumpukan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Dodi Arahmansyah menjelaskan, sistem buka-tutup di pertigaan Celeng karena arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon meningkat dibandingkan dua hari sebelumnya. Sistem ini dilakukan jika arus kendaraan mulai padat dan ramai. ”Kendaraan mudik diarahkan juga ke jalur alternatif menuju kota dan ke arah Cirebon melalui jalur Karangampel,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, potensi kemacetan seperti pasar tumpah di Pasar Cilet Kandanghaur, Losarang, dan Karangampel telah dibersihkan. ”Bahkan pedagang pasar tumpah telah digiring masuk ke lokasi dalam pasar,”katanya. Jumlah pemudik yang melintas jalur pantura Cirebon juga meningkat cukup signifikan.

Untuk mengantisipasi kemacetan di pasar tumpah Gebang, Kabupaten Cirebon,petugas melakukan pagar betis sejak kemarin. Ribuan mobil membeludak pada malam hingga pagi.Sementara, sepeda motor mulai memadati jalan sekitar pukul 03.00-11.00 WIB. Para pemudik yang melintas di pasar tumpah Gebang,Kabupaten Cirebon sempat tersendat oleh aktivitas para pengunjung dan pedagang pasar.

Sebab, kemarin bertepatan dengan hari pasar di tempat tersebut.Akibatnya, arus lalu lintas tersendat dengan kondisi padat merayap mencapai 2 Km. Dengan pagar betis, arus lalu lintas pantura arah Jawa relatif lancar. Namun, sebaliknya lalu lintas arah Jakarta menjelang siang macet hingga 2 Km.Karena jalur pantura arah Jakarta tidak dipagar betis petugas.”Pagar betis ini sengaja kami lakukan sejak malam.

Puluhan petugas sudah kami siagakan sejak Selasa malam hingga kemarin siang,” ujar Kapolwil Cirebon Kombes Pol Tugas Dwi Apriyanto. Menurut dia, pemberlakuan pagar betis hingga H+7 Lebaran. Selain itu,pihaknya juga terus melakukan pendekatan dengan para pedagang agar tidak berjualan di badan jalan.

Tugas mengatakan, volume sepeda motor yang melintas di jalur pantura pada kemarin siang mencapai 2.441 kendaraan per jam. ”Untuk kendaraan roda empat meningkat rata-rata per jam sekitar 3.623 unit. Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya peningkatan kendaraan mencapai 50%,”terangnya. Sementara itu, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta mulai menutup arus kendaraan dari arah pantura menuju Gerbang Tol (GT) Cikampek.

Penutupan ini sudah diberlakukan beberapa hari lalu sebagai antisipasi penumpukan kendaraan di Pertigaan Cikopo. Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Edy Kusmawan mengatakan, saat ini prioritas utama adalah kelancaran arus lalu lintas dari Pertigaan Cikopo hingga pantura sehingga GT Cikampek hanya sebagai pintu keluar.

Selain itu, antara pertigaan Cikopo hingga Pertigaan Kota Bukit Indah (KBI) dibuat satu arah sebagai jalur masuk tol. ”Untuk kendaraan dari arah pantura menuju Jakarta dialihkan ke kawasan KBI.Nantinya mereka masuk tol melalui GT Kalihurip Dawuan, Karawang,”bebernya.

Begitu pula, kendaraan umum dari Purwakarta menuju Cikampek juga dialihkan ke kawasan KBI.Namun, sebelum GT Kalihurip, dibelokkan ke kanan menuju Cinangka dan kemudian masuk jalur Cikopo-Mutiara. (tomi indra/tantan sulthon/ asep supiandi)

Kumpulan Ucapan / SMS Selamat Idul Fitri 1430 H

Kata telah terucap, tangan telah tergerak, prasangka telah terungkap,
Tiada kata, Kecuali “saling maaf” jalin ukhuwah & kasih sayang raih
indahnya kemenangan hakiki, Selamat Hari Raya Iedul Fitri

Selamat Hari …… ,
Marilah Kita saling mengasihi n memaafkan…
Ku tau kau telah banyak berbuat salah Dan dosa kepadaku, sering meminjam
duit n Ga ngembaliin, pake motor Ga pernah isi bensin, tapi tak usah
risau… Ku t`lah memaafkanmu. ..

” Sepuluh jari tersusun rapi.. Bunga melati pengharum hati .. SMS dikirim
pengganti diri… Memohon maaf setulus hati … Mohon Maaf Lahir Dan Batin
.. Met Idul Fitri …

Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
membekas lara mhn maaf lahir batin.
SELAMAT IDUL FITRI

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

تقبل الله منا ومنك
Selamat hari raya idul fitri 1429H.
Mohon maaf lahir dan bathin ya..

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri 1430H. Maafin ya.

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.
Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

Dia Pergi dengan bersahaja. Meninggalkan berkah & penampunan. Meninngalkan jejak pahala. Membawa mimpi surga ! SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Satu yang pasti dalam hidup: kita akan kembali kepada-Nya. Mumpung masih hidup Ayo sirahturahmi di hari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin.

Masa aktif Hidup anda hampir berakhir, saldo dosa anda makin meningkat, di hari yang fitri ini raih kesempatan untuk meningkatkan saldo Iman. Isi ulang dengan sirahturahmi. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Terselip khilaf dalam candaku. Tergores luka dalam tawaku, terbelit pilu dalam tingkahku, tersinggung rasa dalam bicaraku. Hari kemenangan telah tiba, moga segala dosa & kesalahan kita terampuni. Mari bersama kita bersihkan dihari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Takbir, tahmid, tahlil tlah berkumandang. Memecah keheningan malam, mengantar rasa syukur padaNya. Esok pagi menyambut hari yang fitri, selamat hari lebaran 1430 H taqaballahu mina wa minkum, mohon maaf lahir dan batin

Menjelang Lebaran, Sebelum Sinyal Hilang, Sebelum Operator Sibuk, Sebelum SMS pending mulu, Saya mo ngucapin . Met Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Tiada gembira yang menggelora, tiada senang yang mengangkasa, selain kita telah kembali pada fitrah dan ampunanNya. Taqaballahu mina wa minkum, selamat Idul Fitri 1430H, minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin

Cangkem iki sering nggedabrus, utek iki sering mikir sing elek. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir batin.

Beningkan hati dg dzikir
Cerahkan jiwa dg cinta
Lalui hr dg senyum
Tetapkan langkah dg syukur
Sucikan hati dg permohonan maaf
mEt hArI RaYa IduL fiTrI
TaqobbaLallaHu minNa wA MinKuM
Minal AidziN WaL FaidziN
Mhn MaaF LahiR n BaTiN “;)

Andai jemari tak sempat berjabat, andai raga tak dapat bertatap, seiring bedug yang menggema, seruan takbir yang berkumandang, kuhaturkan salam menyambut hari raya idul fitri, jika ada kata serta khilafku membekas lara, mohon maaf lahir dan batin.

Pertamina Siagakan Truk Tangki Guna Atasi Permintaan BBM

Indramayu - Permintaan bahan bakar minyak (BBM) di jalur pantura mulai menunjukkan peningkatan dan diperkirakan mencapai puncaknya, H-3 mendatang. Sebagai antisipasi, PT Pertamina Region II Divisi BBM Retail, mensiagakan kantong BBM di Indramayu dan Cirebon. Termasuk truk tangki pembawa BBM berukuran 5 ribu liter di 5 SPBU besar.

"Kami berharap tambahan pasokan BBM ini mencukupi untuk melayani pemudik yang melewati Pantura" kata Sales Area Manager PT Pertamina Region II Divisi BBM Retail Eko Hardjito, Selasa (15/9).

Menurut Eko, sejauh ini sudah ada peningkatan permintaan BBM di sepanjang jalur pantura Indramayu-Cirebon. Peningkatan sudah terjadi sejak H-7 lebaran meski terlalu tinggi. "Sekitar 3 hingga 4 persen. Jumlah ini hampir merata di setiap SPBU yang ada di sepanjang pantura Indramayu-Cirebon," katanya.

Kondisi ini, kata Eko, masih signifikan karena belum terlihat lonjakan pemudik yang melintasi pantura. Lonjakan permintaan BBM di sepanjang SPBU di jalur pantura kemungkinan akan terjadi pada H-3 atau Kamis mendatang. Saat itu diprediksi akan terjadi lonjakan permintaan BBM hingga 30 persen dibandingkan pembelian pada hari biasa di luar mudik.

Masjid Dermayu dan 25 Makam Keramat

Indramayu - Meski masjid ini telah berganti nama menjadi Masjid Baiturrahmah, namun warga masih menyebutnya Masjid Dermayu. Dermayu berasal dari nama seorang pendekar wanita bernama Endang Darma, yang tidak ada tandingannya. Bahkan, ia mampu mengalahkan sejumlah pangeran yang berniat mempersuntingnya.

Gelar Endang Darma diberikan seorang petinggi daerah setempat, yaitu Rd. Bagus Wiralodra, seorang pejabat pemerintah Indramayu jaman doeloe. Endang Darma sendiri, menurut sejarah, diyakini sebagai nama seorang pejuang atau pahlawan yang melahirkan nama Indramayu. Pemberian nama masjid tersebut terjadi pada Jumat Kliwon tanggal 1 Muharam 934 Hijriah atau tahun 1449, bertepatan dengan 7 Oktober 1527.

Sejak tahun 1870, pusat Pemerintah Kabupaten Indramayu yang semula terletak di Desa Dermayu, pindah ke sebelah timur Cimanuk. Hingga saat ini Masjid Baiturrahmah tetap dikunjungi umat Islam. Pada Minggu (13/9), saat mengunjungi masjid ini, terlihat aktivitas warga setempat. Menjelang berbuka puasa, jemaah melakukan tadarus dengan membaca ayat-ayat suci Alquran. Seorang pemuda tampak mempersiapkan jamuan buka puasa yang merupakan pemberian warga setempat.

"Tradisi pada bulan penuh berkah ini telah kami lakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Para warga khususnya warga muslim memberikan tajil alakadarnya kepada kami. Tajil tersebut akan kami bagikan kembali kepada orang yang akan berbuka puasa di masjid ini, "kata Sadun (45), salah seorang pengelola Masjid Baiturrahmah.

Menurut Sadun, ia dipercaya sebagai pengelola masjid (kemit, red) meneruskan pekerjaan orangtuanya. Menurutnya, ayahnya, Sanusi menjadi kemit masjid itu sejak jadi penghulu di Desa Dermayu, Kec. Sindang. "Bapak saya kerja rangkap, selain menjadi kemit masjid, juga sebagai penghulu desa. Sejak bapak meninggal, sayalah yang menggantikannya," tuturnya.

25 makam keramat

Masjid Baiturrahmah telah beberapa kali dipugar. Orang yang beribadah di masjid ini bukan hanya dari Kab. Indramayu, tapi juga warga Kab. Cirebon, Subang, Majalengka, Jakarta, dan lain-lain.

Keunikan Masjid Baiturrahmah terletak pada 25 makam keramat yang mengelilinginya. Ke-25 makam ini merupakan makam hulu balang Pangeran Guru yang berasal dari Palembang.

Menurut Atung Iskandi (50), salah satu warga setempat, dahulu kala, nama Nyi. Endang Darma terkenal hingga ke setiap pelosok negeri. Bukan saja karena kecantikannya, Endang Darma pun terkenal akan budi pekerti yang luhur dan mempunyai kesaktian yang tidak ada tandingnya. Pangeran Guru yang melanglang buana ke daerah Dermayu, tertarik dan ingin mempersuntingnya. Namun, ia harus bersedia adu tanding dengan Endang Darma jika ingin memperistrinya. Dalam adu kesaktian tersebut, Pangeran Guru kalah dan kabur dari wilayah itu. Namun, beberepa hari kemudian, datang 25 anak buah Pangeran Guru yang marah karena gurunya dikalahkan Endang Darma.

Akhirnya, 25 punggawa itu menyerang Endang Darma. Seperti nasib gurunya, mereka kalah dan tewas di tangan Endang Darma. Mayat 25 anak buah Pangeran Guru itu lalu dikuburkan di sisi-sisi Masjid Baiturrahmah. "Konon pengunjung akan mendapat berkah jika manaburi ke-25 makam tersebut," kata Atung Iskandi. (Udi "GM)

Demo Formasi Menggugat PDAM Indramayu



Indramayu - Peraturan Bupati Indramayu tentang kenaikan tarif air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu, menuai gugatan. Yang menggugat adalah Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Menggugat (Formasi Menggugat Indramayu).

Puluhan massa yang tergabung dalam Formasi Menggugat Indramayu melancarkan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Indramayu, kemudian aksinya dilanjutkan di halaman pintu masuk PDAM “Tirta Darma Ayu” Indramayu, Selasa (15/9) siang. Sedianya, para pengunjuk rasa akan melakukan aksi protesnya di Pendopo Bupati Indramayu, namun urung. Mereka memilih membubarkan diri setelah beraudensi dengan Direktur Utama (Dirut) PDAM “Tirta Darma Ayu” Indramayu H. Suyanto, ST, MT di depan pintu gerbang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Tuntutan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Formasi Menggugat Indramayu itu berisi enam butir tuntutan, diantaranya, Tolak kenaikan tarif air minum yang diberlakukan PDAM Indramayu, dan gagalkan Perbup No. 44 Tahun 2009 tentang Tarif Air Minum, Tuntut Kejaksaan Negeri Indramayu agar memperjelas status dugaan korupsi PDAM Indramayu yang selama ini dipeti-eskan, Turunkan Dirut PDAM Indramayu H. Suyanto ST, MT dari jabatannya karena dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kerugian PDAM Indramayu selama ini, Meminta agar DPRD Indramayu segera membentuk Pansus untuk menyelidiki kerugian PDAM Indramayu selama ini, Hilangkan kebiasaan praktek KKN di kalangan Eksekutif, Legislatif, Yudikatif dan alat-alat kelengkapan Pemerintah Indramayu, dan Tindak tegas terhadap para oknum yang selama ini merugikan masyarakat dan negara.

Di hadapan para pengunjuk rasa itu, Dirut PDAM Indramayu H. Suyanto ST, MT mengatakan, bahwa pihaknya selama ini berjuang untuk membangun perusahaan yang dipimpinnya agar maju dan sehat. “Alhamdulillah, sekarang PDAM Indramayu merupakan perusahaan yang sehat, sehingga bisa beroperasi setiap harinya. Kalau terus-terusan merugi, perusahaan air minum ini langsung bangkrut,” katanya.

“Kasus dugaan korupsi itu sudah di SP3-kan, karena tidak cukup bukti,” ujar Suyanto.

Ia mengemukakan, persoalannnya kini dikembalikan lagi kepada Kuswanto, anggota DPRD Indramayu dari Fraksi PDI-P yang telah melaporkan permasalahan tersebut. Namun hingga berita diturunkan, para wartawan belum memperoleh bukti salinan SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) atas kasus dugaan korupsi meteran pelanggan PDAM sebagaimana yang diklaim Suyanto.
Beberapa sumber ToeNTAS News mengatakan, hingga kini belum diketahui adanya pengumuman di media massa cetak tentang SP-3 dugaan korupsi PDAM Indramayu itu. (Satim)

RM Pringsewu Buka Cabang Baru Di Indramayu

Indramayu - 14 September 2009. Bertempat di Aula Restoran Pringsewu Indramayu telah dilakukan acara syukuran dan sekaligus doa bersama yang dilakukan oleh segenap mitra kerja Pringsewu. Bambang Riyadi selaku Direktur Utama PT. Pringsewu Cemerlang dalam kesempatan ini turut hadir. Hadir pula dalam acara tersebut MUSPIKA kecamatan Kandang Haur, Indramayu, tokoh masyarakat dan puluhan warga masyarakat Eretan Kulon tempat dimana Pringsewu berdiri.

Dalam sambutannya Bambang Riyadi menyampaikan, Pringsewu hadir di Eretan Kulon ini bukan semata karena faktor bisnis, tapi juga membawa misi sosial yaitu membuka lapangan kerja bagi warga masyarakat yang tinggal di sekitar dan sekaligus membuka peluang untuk mensuplai bahan baku restoran. Sejalan dengan hal tersebut Ruli Indarto selaku Manager menambahkan bahwa karyawan yang terserap di Restoran Pringsewu Indramayu adalah 49 orang dimana 24 orang diantaranya merupakan warga sekitar.

Pada kesempatan yang sama Totok Sutrisno selaku Direktur Pengembangan Sumber daya Manusia menambahkan hal ketiga yaitu misi pendidikan. Pringsewu melaksanakan program praktek kerja industri bekerjasama dengan sekolah-sekolah kejuruan. Di Pringsewu Indramayu sendiri saat ini terdapat 25 siswa-siswi Prakerin yang berasal dari Indramayu dan Brebes. Siswa bukan hanya diperkenalkan dedingan dunia kerja, namun juga dilatih dan diperlakukan layaknya karyawan, misal fasilitas pondokan atau mess, makan selama jam kerja, uang service dan masih banyak lagi.

Kehadiran Restoran Pringsewu Indramayu dalam doa yang dipimpin oleh KH Masyhuri Baedlowi MA, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam dapat membawa baerkat bagi warga sekitar dan dengan majunya Pringsewu akan mengangkat kesejahteraan warga setempat.

Supir Mengantuk, Sruduk Tembok Jembatan Jangga

Indramayu - Kendaraan SUV Grand Livina warna hitam nopol E 1672 AW ringsek setelah dalam kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Jakarta menabrak tembok jembatan pada tikungan Desa Jangga Kabupaten Indramayu, Selasa (15/9) pukul 20:20 WIB.

Polantas masih menyelidiki penyebab kecelakaan itu. Tak tertutup kemungkinan pengemudi SUV naas itu ngantuk saat mengendarai kendaraan. Seharusnya kemudi di arahkan ke kanan mengikuti rah jalan. Namun kendaraan itu lurus hingga menabrak tembok jembatan di Jalur Pantura Desa Jangga, tepatnya sekitar 60 meter sebelah barat Kantor Camat Losarang.

Tak ada korban jiwa dalam musibah tunggal itu. Prapto, 43 yang mengendarai mobil naas sendirian, mengalami luka ringan. Polantas yang datang ke lokasi sekitar 5 menit setelah kejadian sempat menanyakan kondisi kesehatan sopir.

Kendati sopirnya selamat, tapi mobil yang dikendarai rusak parah. Bagian bemper dan kap ringsek. Bahkan oli mesin mengalir deras dari bak mesin yang diduga retak setelah membentur tembok.

Saking kerasnya benturan mobil pada tembok membuat posisi kendaraan SUV Grand Livina setelah menabrak tembok jembatan itu nyaris berbalik arah menuju ke timur. Kecelakaan lalu-lintas ini ditangani Laka Lantas Polres Indramayu.(Tar)

PLTU Indramayu Tunda Operasi, Akibat Dolar

Indramayu - Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Indramayu Unit II yang masuk dalam Proyek 10.000 Megawatt mundur dari jadwal semula, Desember tahun ini. Operasi pembangkit dengan kapasitas 3 x 330 megawatt ini akan diundur menjadi 2010.

Mundurnya jadwal itu, karena tersendatnya pendanaan dalam mata uang dolar Amerika Serikat atas proyek itu. "Ini menyangkut komitmen dari Bank of China," ujar Direktur Konstruksi Strategis PLN M Agung Nugroho di Departemen Energi, Jakarta, Senin 16 Maret 2009.

Padahal, sesuai dengan kontrak, jadwal operasi PLTU Indramayu Unit I pada September 2009, Unit II Desember 2009, dan Unit III Maret 2010. Dengan demikian, bukan hanya Unit II yang operasinya mundur, tetapi juga Unit III akan mundur menjadi April atau Mei 2010.

"Sedang, jadwal operasi Proyek 10.000 MW lainnya yang dijadwalkan tahun ini yakni PLTU Labuan 2x300 MW dan PLTU Rembang 2x315 MW tetap sesuai target," tuturnya.

Sesuai kontrak, jadwal operasi Labuan Unit I berlangsung pada September 2009, dan Unit II Desember 2009, serta PLTU Rembang Unit I September 2009 dan Unit II Desember 2009. "Labuan Unit I akan melakukan tahap penyalaan pertama pada 17 April ini," katanya.

Sedangkan proses sinkronisasi akan terealisasi pada Juni 2009, sehingga jadwal operasi bisa September 2009.

Takut Dimintai THR Wartawan, Pejabat Indramayu Ngumpet

Indramayu - Tak kuasa melayani setumpuk proposal bantuan THR yang diajukan wartawan menjelang Lebaran, sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Bagian Setda Indramayu memilih ngumpet alias meninggalkan ruang kerja.

Jurus menutup diri yang ditunjukkan para kepala dinas, kepala badan, kepala kantor dan kepala bagian Setda menjelang Lebaran itu dinilai cukup efektif mengingat pihaknya selama ini mengaku pusing. Anggaran terbatas, sementara pengajuan proposal bantuan THR wartawan terus membanjiri meja kerja.

Akibatnya sejumlah pejabat memilih cari selamat. Menghindar sementara atau sengaja ngumpet di tempat lain. “Selama sepekan ini sudah banyak wartawan yang keluar masuk ruang kerja menyerahkan sekaligus menagih proposal bantuan THR,” ujar seorang karyawan setda.

Kadis Perikanan dan Kelautan Ir. A.R. Hakim kepada karyawan bagian umum sudah wanti-wanti alias berpesan untuk menolak pengajuan proposal THR wartawan. “Kami batasi waktu pengajuan proposal THR wartawan sampai Jum’at (11/9). Namun nyatanya hingga Senin (14/9) masih saja ada proposal THR yang masuk.

Di Kantor Dolog Subdivre Indramayu pun sama saja. Petugas keamanan (Sekuriti) dipesan atasannya menolak setiap pengajuan proposal THR yang diajukan wartawan. “Pengajuan proposal sudah ditutup, Jum’at (12/9) minggu kemarin,” ujar petugas keamanan.

Repotnya, kendati Drs. Surasno Kasubdivre Dolog Indramayu sudah menutup pengajuan proposal bantuan THR, tapi masih banyak wartawan yang menyodorkan proposal THR.(Tar)

Warung Dadakan Mulai Bermunculan Di Pantura Indramayu

Indramayu - Menjelang Idul Fitri warung dadakan mulai memadati sepanjang jalur pantura Indramayu, Jawa Barat seiring arus mudik yang mulai meningkat.

Saya berjualan warung dadakan sudah 15 tahun, lumayan meskipun hanya satu tahun sekali, selain dekat dari rumah kebetulan sedang berhenti tani karena susah air, kata Rasidi yang menjajakan minuman dan makanan ringan di jalur Kararangampel Indramayu, Minggu.
Ia mengatakan, dagangannya memang hanya minuman dan makanan ringan berhubung terbentur modal pas-pasan.

Kalau modal ada pasti dilengkapi dagangan lain seperti rokok, oleh-oleh Indramayu, cendera mata, dan lain-lain, katanya.

Menurut dia, tahun 2008 jumlah pemudik yang melintas di jalur Karangampel cukup padat yang terlihat hingga malam takbiran, namun ia yakin tahun 2009 jalur tersebut akan makin ramai sehingga jualan makin laris.

Keuntungan dari membuka warung dalam satu musim jualan dari H-10 hingga H+10 hampir Rp3 juta. Ini sangat bagus daripada diam di rumah menunggu musim hujan, selain mendapatkan keuntungan, ada kegiatan, katanya.

Sementara itu seorang pemudik mengaku terbantu dengan adanya warung dadakan tersebut, karena selain bisa untuk beristirahat mereka juga bisa menikmati dagangan yang disajikan.
Setiap mudik saya pasti mampir di warung yang ada di sepanjang jaur pantura Indramayu, hanya untuk beristirahat sekalian kontrol sepeda motor barangkali ada kerusakan, kata Sugiono pemudik asal Solo.

Jelang Lebaran Harga Daging Di Indramayu Stabil

Indramayu - Harga daging sapi di sejumlah Pasar Indramayu, Jawa Barat jelang lebaran 1430 H stabil, karena pasokan sapi dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali lancar.

H-7 menjelang lebaran 1430 H, harga daging masih stabil Rp63.000 perkilogram hingga Rp65.000 perkilogram, kata pedagang daging sapi Rasmi di Pasar Jatibarang, Senin.
Ia mengatakan, stabilnya harga daging sapi, karena selain pasokan sapi lancar juga permintaan pasar masyarakat Indramayu normal.

Pada 2008 permintaan daging sapi mulai melonjak pada H-4 hingga H-1, dimana saat itu semua warga Indramayu yang merantau sudah datang, kemungkinan pada 2009 tidak jauh beda, katanya.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat Indramayu masih mendahulukan kepentingan lebaran seperti, belanja pakaian, kendaraan, kemungkinan kebutuhan daging sapi pada H-3 hingga H-1.
Diperkirakan harga daging sapi pada H-3 hingga H-1 akan naik mencapai Rp75 ribu per kilogram sampai Rp 80 ribu, selain permintaan sudah tinggi pasokan biasanya telat karena perjalanan dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali terhambat pemudik lebaran,katanya.

Menurut dia, kenaikan daging sapi terjadi setiap tahun, selama ini baik pembeli juga pedagang sudah saling mengerti sehingga transaksi daging sapi tersebut lancar.

Kebutuhan daging sapi di Indramayu saat lebaran cukup tinggi, namun persediaan kami selalu terpenuhi, karena pantauan dari Dinas Peternakan terus ditingkatkan,katanya.

Samin, Bertekad Terus Sekolah Hingga Bangku Kuliah

Indramayu - Berat nian perjalanan hidup yang dilalui Sanim (17) warga RT 04/01 Desa Sudikampiran, Kec Sliyeg yang juga tercatat sebagai siswa kelas XI SMK Teladan Kertasemaya. Pasalnya meski masih usia sekolah, namun ia sudah dituntut untuk mandiri. Untuk menyambung hidupnya dan juga Nia (11) adik semata wayangnya yang menderita kelumpuhan sejak lahir, ia harus membanting tulang sendiri.

Penyebabnya adalah karena orang tuanya bercerai, kemudian setelah ibunya kawin lagi, dan setelah mengandung anak ke duanya, ibunya ditinggal pergi oleh suaminya. Sementara ayah Sanim sendiri yang menetap di Desa Panguragan Cirebon belakangan diketahui menderita penyakit stroke. Penderitaan Sanim lengkap sudah ketika pada tahun 2008 ibunya meniggal dunia, setelah itu praktis Sanim meski tidak siap, harus menjadi orang tua juga kakak bagi Nia.

Hebatnya, meski keadaannya kurang beruntung, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap sekolah. Namun, karena serba terbatas itu, maka dalam pergi-pulang (PP) ke SMK Teladan Kertasemaya tempatnya menimba ilmu, dengan jarak tempuh sekira empat Km, ia lalui dengan sepeda tuanya yang selama ini setia menemaninya. Kemiskinan tidak menyurutkan semangat Sanim untuk tetap sekolah, kata Tarsem (60) uwa Sanim di kediamannya, Minggu (13/9).

Dikatakan, Sanim terlahir dari keluarga yang kurang harmonis, pada usianya yang ke 5, orang tuanya bercerai, kemudian selang setahun ibunya menikah lagi dengan Kadimah penduduk Desa Jemaras Kertasemaya, namun usia pernikahannya tidak langgeng karena sejak Kutinih mengandung anak keduanya yang belakangan diketahui bernama Nia, Kadimah pergi tanpa pesan. Sejak saat itu, Sanim kecil dilatih untuk mandiri, katanya.

Sejak ibunya meninggal dunia pada tahun 2008 kemarin, mau tidak mau Sanim harus menjadi tulang punggung keluarganya. Ia dituntut untuk menghidupi dirinya juga adiknya. Karena tuntutan ekonomi yang teramat berat, makanya Sanim tidak pernah menikmati masa remajanya, karena masa remajanya ia habiskan untuk bekerja. Seusai pulang sekolah, bukannya main seperti anak seusianya, namun Sanim langsung bekerja di pabrik tahu, kata Tarsem.

Tarsem menambahkan, sejak Nia mendapatkan bantuan kursi roda dari Camat Sliyeg, melalui program rakyat ketemu camat (RKC), ia merasa lebih ringan untuk menjaga Nia. Atas bantuan kursi roda dari Pak Camat Sliyeg, juga tokoh masyarakat Kec Sliyeg/pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu, saya mengucapkan ribuan terima kasih, semoga dengan adanya kursi roda tersebut, aktifitas Sanim baik sekolah maupun bekerja tidak terganggu, tambahnya.

Sanim sendiri pastinya merasa bersyukur dengan adanya bantuan kursi roda itu, karena setelah adanya bantuan tersebut maka aktifitas untuk menjaga Nia lebih ringan, begitu pula dalam menggeluti pekerjaannya ia merasa lebih tenang. Dengan adanya bantuan kursi roda, maka dalam melakukan aktifitas sekolah maupun bekerja di pabrik tahu, saya tidak was-was lagi terhadap keadaan Nia, ujar Sanim memulai ceritanya.

Ia mengaku, meski dengan penghasilan yang serba pas pasan sekira Rp16.000, namun ia tetap tabah dalam mengarungi bahtera kehidupannya. Saya terlahir dari keluarga yang tidak mampu, karena tidak mampunya orang tua. Sampai-sampai rumahpun tidak punya, maka untuk tempat tinggalnya, numpang di rumah uwa Tarsem. Beruntung uwa sangat perhatian terhadap saya dan Nia, jelasnya.

Ke depan kata Sanim, ia bertekad akan menyelesaikan sekolahnya hingga bangku kuliah. Oleh karenanya, melalui mimbar ini, Sanim berharap ada orang tua asuh yang akan siap membantu untuk membiayai sekolahnya. Melalui mimbar ini, saya mengetuk hati para dermawan untuk membiayai kelanjutan sekolah saya hingga bangku kuliah, pungkasnya. (ck-103)

Dishub Indramayu Siapkan BBM Gratis Bagi Pemudik

Indramayu - Para pemudik kendaraan bermotor yang melalui jalur utama 'tengkorak' pantura Kabupaten Indramayu, Provinsi Jabar, tak perlu khawatir dan cemas bila kendaraannya mogok karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM) khususnya jenis premium.

Pasalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menyediakan angkutan khusus pengangkut BBM, yang diberikan secara gratis kepada pemilik kendaraan bermorot yang kehabisan bensin.

''Intinya, kita ingin membantu kelancaran berlalu lintas para pemudik yang menghadapi masalah kehabisan bahan bakar terutama bensin,'' kata Kadishub Kabupaten Indramayu, Umar Budi, (14/9).

Bahan bakar jenis bensin yang diberikan secara gratis itu, sambung dia, jumlahnya hanya satu liter. Jumlah itu, kata Umar, dimaksudkan agar kendaraan yang mogok karena kehabisan bensi bisa dihidupkan kembali. ''Harapannya, setelah mesin kendaraan itu hidup lagi, maka si pemiliknya bisa mencari SPBU terdekat untuk melakukan pengisian ulang,'' katanya menjelaskan. Dengan cara demikian, imbuh dia, maka para pemudik bisa aman melakukan perjalanan mudiknya.

Dikatakan Umar, upaya yang dilakukannya itu sebagai wujud kepedulian Dishub Kabupaten Indramayu kepada para pemudik yang membutuhkan pertolongan. ''Ini memang baru yang pertama kali dilakukan jajaran Dishub Kabupaten Indramayu. Kami pun ingin membantu para pemudik hingga bisa pulang ke kampung halamannya tanpa adanya hambatan berarti,'' katanya menandaskan.

Umar menjelaskan, kendaraan milik Dishub Kabupaten Indramayu yang digunakan untuk membawa BBM gratis itu, bersifat mobil. Artinya, kata dia, kendaraan itu bergerak sepanjang jalur utama dan alternatif dari mulai perbatasan dengan Kabupaten Subang hingga Kabupaten Cirebon sepanjang 114 km.

''Kendaraan ini akan menyisir jalur sepanjang itu setiap saat. Bila ditemukan kendaraan bermotor baik ruda dua maupun roda empat yang kehabisan bensi, maka pihaknya akan segera memberikan bantuan BBM,'' katanya. Dia menambahkan, untuk membantu proses kelancaraan arus kendaraan mudik lebaran kali ini, Dishub Indramayu mengerahkan sebanyak 100 anggotanya.

Pesona Pulau Biawak Indramayu

Indramayu - Berbeda dengan kawasan selatan, wilayah laut utara Jawa tak identik dengan wisata. Kalaupun ada titik-titik yang dijadikan tempat wisata, pemandangan yang ditawarkan tetap tak seindah kawasan laut selatan. Seperti itu juga kondisi wisata laut di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pesisir Indramayu tidak memberikan tawaran serupa pantai di Kabupaten Sukabumi atau Garut yang sama-sama termasuk wilayah Jawa Barat. Bahkan, pesisir sering kali merupakan daerah kantong-kantong kemiskinan yang ditandai dengan rumah-rumah dan lingkungan yang kumuh.

Namun, kunjungilah Pulau Biawak. Pesona alam merupakan anugerah Tuhan bagi pulau yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pantai utara Indramayu ini. Airnya bening dan pasirnya putih seperti kebanyakan pantai di kawasan selatan. Daratan seluas 120 hektar ini juga kaya dengan tanaman bakau yang hijau dan rapat dipandang dari ketinggian.

Sedikitnya ada dua nama lain yang lazim digunakan untuk menyebut Pulau Biawak, yakni Pulau Rakit dan Pulau Menyawak. Karena itu, Anda tak perlu berdebat ketika orang menyebut nama selain Pulau Biawak. Petugas menara suar yang tinggal di sana, Slamet Riyanto, mengatakan, sebelumnya ada lagi sebutan untuk Pulau Biawak, yakni Pulau Bompyis, yang merupakan nama warisan penjajah Belanda. "Kalau tidak salah, nama Pulau Rakit diubah menjadi Pulau Biawak pada tahun 1980-an," kata Slamet yang bertugas di sana bersama seorang temannya.

Tulisan nama Bompyis masih tersisa pada papan di ruangan genset. Genset itu digunakan untuk penerangan permukiman petugas dan, terutama, untuk menyalakan lampu suar. Lampu penunjuk arah bagi para pelaut itu terletak pada menara setinggi 65 meter. Bangunan tersebut juga merupakan "warisan" Belanda, yakni dibangun pada tahun 1872. Di bagian dalam menara, yang berbentuk silinder, terdapat tangga memutar dengan keseluruhan anak tangga berjumlah 240. Butuh keberanian untuk menaiki tangga tersebut. Namun, jika berhasil mengalahkan rasa takut dalam diri Anda, di puncak menara Anda akan menemukan pemandangan hutan bakau dan laut yang memesona.

Sesuai dengan namanya, pulau ini merupakan habitat biawak (Varanus salvator). Konon reptilia itu sudah ada sejak pulau tersebut didatangi manusia pada lebih dari satu abad yang lalu. Belum ada penghitungan yang memberikan data pasti tentang jumlah binatang itu. Namun, jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan ekor. Mereka hidup di rawa-rawa dan semak-semak hutan bakau yang keberadaannya mendominasi daratan itu.

Biawak-biawak tersebut tidak jinak. Namun, "mereka tidak menyerang kalau tidak kita ganggu," kata Dulrokhim (61), nelayan Indramayu yang tengah berada di sana. Dulrokhim menambahkan, biawak biasanya juga mampir ke kawasan rumah penjaga menara suar, terutama saat ada nelayan yang singgah membawa ikan. "Mungkin bau amis ikan itu yang mengundang mereka datang," kata Dulrokhim. Meski tidak jinak, lanjutnya, ada beberapa biawak yang tak segera lari kalau didekati. "Mungkin sudah terbiasa. Jadi, tidak takut lagi terhadap manusia," kata Dulrokhim lagi.

Ada beberapa biawak yang keluar dari kerimbunan hutan bakau. Seekor di antaranya bahkan cukup besar, panjangnya sekitar 1,5 meter. Tubuhnya dibalut kulit warna coklat kehitaman dan dipenuhi bintik-bintik kuning. Menurut Dulrokhim, hanya biawak jenis itu yang sering ia jumpai. Namun, tak hanya biawak yang merupakan kekayaan fauna lingkungan Pulau Biawak. Banyak juga burung yang melintasi angkasa pulau tersebut, antara lain cangak laut (Ardea sumatrana), trinil pantai (Bubulcus ibis), dan burung udang biru (Alcedo Caerulenscens).

Lautnya yang bening juga merupakan surga bagi ratusan jenis biota laut dengan bentuk dan warna yang indah. Kondisi terumbu karang pada kedalaman tiga meter masih cukup bagus. Berdasarkan data di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, terdapat 95 jenis ikan yang mewakili 30 famili, antara lain ikan zebra (Dendrichirus zebra), kupu-kupu (Chaetodon chrysurus), dan merakan (Pterois valiteus). Dengan menyelam, ikan-ikan cantik itu dapat dilihat mulai dari kedalaman lebih kurang satu meter. Sayangnya, pada tahun 2004 keindahan ini pernah tercemar oleh lapisan minyak mentah. Tidak diketahui dari mana asal minyak mentah tersebut. Diduga, bahan pencemar itu berasal dari kapal tanker yang sering melintasi kawasan perairan Indramayu. "Waktu itu, terumbu karang banyak yang mati," kata Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indramayu Koko Sudeswara.

Selain Pulau Biawak, kawasan ini juga menawarkan kecantikan Pulau Gosong dan Pulai Candikian. Pulau Gosong berjarak tempuh sekitar setengah jam dari Pulau Biawak. Pulau Candikian juga berjarak 30 menit dari Pulau Biawak. Berbeda dengan Pulau Biawak, kedua pulau ini tak berpenghuni. Bahkan, Pulau Gosong yang sebenarnya lebih luas dari Pulau Biawak hanya tersisa beberapa meter persegi. Pulau itu sering digunakan untuk bertapa dengan tujuan mencari kekayaan dan sejenisnya. Pulau ini "hilang" akibat pengerukan untuk pembangunan Pertamina Unit Pengolahan VI Balongan Exor I sekitar tahun 1980-an.

Melihat potensi alamnya, kawasan ini bisa memuaskan para pemburu kenikmatan wisata. Pulau cantik itu saat ini benar-benar masih perawan. Untuk perjalanan sekitar empat jam dari Indramayu ke lokasi itu, misalnya, belum tersedia perahu khusus. Kalaupun menyewa, pengunjung harus merogoh kocek sekitar Rp 750.000 untuk perahu nelayan berkapasitas sekitar sepuluh orang. Selain itu, juga belum ada dermaga yang memudahkan pengunjung mencapai bibir pantai saat air pasang. Selain itu, juga belum ada rumah-rumah peristirahatan yang bisa disewa wisatawan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Indramayu Abdul Hakim mengatakan, Pemerintah Kabupaten kesulitan mengembangkan kawasan itu. Terutama, katanya, tidak ada daya tarik wisata lain yang bisa ditawarkan sebagai pendamping Pulau Biawak.

Selain itu, kawasan tersebut benar-benar belum tersentuh sehingga investor pasti enggan mengingat besarnya biaya yang harus ditanamkan. Meski demikian, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu sudah berencana menggarap potensi itu. Saat ini telah tersedia anggaran Rp 1,6 miliar dari APBN dan Rp 375 juta dari APBD II. "Pemerintah provinsi juga telah membantu saat identifikasi potensi," kata Hakim.

Ia berharap, setelah pemerintah membuka "isolasi", investor akan tertarik mengembangkan Pulau Biawak. "Tentunya dengan rambu-rambu yang akan membatasi upaya komersialisasi agar tetap terjaga untuk konservasi," kata Hakim lagi. Pemerintah Kabupaten Indramayu, katanya, telah menyiapkan peraturan daerah untuk itu.

3 Zona Pasukan Pencair Kemacetan Disiapkan Polres Indramayu

Indramayu - Kasat lantas Polres Indramayu AKP Dodi Alamansyah mengatakan, dalam menangani kemacetan lalu lintas pada arus mudik dan balik lebaran 1430 Hijriah pihaknya menerjunkan tiga zona pasukan pencair kemacetan.

Tiga zona pasukan pencair kemacetan tersebut akan bekerja diwilayah Indramayu barat, tengah dan Indramayu timur. Menurut Kasat lantas Dodi Alamansyah, kekuatan pasukan pencair kemacetan itu didukung satu KR empat roda dua agar mereka terus mobile.

Dijelaskan Dodi, dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat yang mudik yang melintas di jalur pentura-Indramayu, Polres Indramayu telah memasang setiap daerah rawan kecelakaan maupun simpang tajam dengan rambu-rambu penunjuk "kurangi kecepatan" dan "daerah rawan kecelakaan". Polres Indramayu juga telah menggelar Tolo-tolo sebanyak 500 buah disepanjang jalur Pantura. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang memotong arus untuk masuk ke SPBU maupun rumah makan.

Pada Operasi Ketupat Swadaya 2009 dalam rangka arus mudik dan balik lebaran 1430 H, Polres Indramayu menerjunkan sebanyak 808 personilnya, diantaranya 164 anggota lalu lintas akan bertugas mulai H-10 yang siap menempati pos keamanan masing-masing.

Jelang Lebaran Harga Kakap Merah Naik Di Indramayu

Indramayu - Harga ikan kakap merah di pasar ikan Indramayu, Jawa Barat, Minggu, mengalami kenaikan cukup tinggi hingga mencapai Rp36.000/kilogram dibanding harga pekan sebelumnya (6/9) yang hanya Rp27.000.

"Harga ikan kakap merah pekan sebelumnya antara Rp27.000- hingga Rp30.000/kilogram, sekarang naik menjadi Rp36.000. Kenaikan itu karena stok produksi ikan kakap merah ada penurunan," kata pedagang ikan di Indramayu Astni.

Ia mengatakan,kenaikan harga ikan kakap merah sering terjadi,namun harga bisa turun kembali apabila pasokan ikan banyak. "Ikan kakap merah paling laku di pasaran, karena rasa ikannya enak juga gurih, selain itu pengolahannya juga mudah," katanya.

Astini mengaku, ikan kakap merah selain untuk memenuhi pasar di Indramayu, juga dipasok ke Jakarta, Bandung.

Jenis ikan kakap ada dua jenis ,yaitu kakap merah dan kakap putih, sedang haga kakap putih saat ini lebih murah, yakni Rp20.000/kilogram, katanya.

"Kenaiakan harga ikan kakap merah akan terus terjadi karena kalau sudah H-4 hingga H-1 pasokan ikan tersebut menurun, sedangkan permintaan pasar meningkat. Seperti Lebaran 2008, harga kakap merah bisa mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000/kilogram," katanya.

"Harga ikan tersebut bisa normal kembali di H+10 lebaran, karena saat itu nelayan sudah kembali melaut sehingga pasokan ikan cukup terpenuhi, begitu juga harga ikan yang lainnya akan kembali stabil," katanya.

Ia menambahkan, pasokan ikan kakap merah juga jenis ikan lain masih mengandalkan dari TPI Karangsong, namun ada juga dari TPI Blanakan, Glayem, Ciasem.

"Pasokan ikan di Indramayu masih mengandalkan dari TPI Karangsong, sehinga kalau terjadi kenaikan harga di Karangsong, maka di sini pasti mahal,"katanya.

Sementara itu, kegiatan pendaratan ikan di TPI Karangsong Idramayu mulai menurun karena nelayan sudah ada yang berhenti melaut, produksi ikan saat normal bisa mencapai 1.019.154 kilogram/bulan.

"Saat ini di TPI Karangsong Indramayu terjadi kekurangan pasokan akibat sebagian nelayan sudah berhenti melaut,karena mereka akan berlebaran bersama keluarganya," kata Rusmadi pengelola TPI Karangsong.

Pemudik Bermotor Mulai Banyak Terlihat Di Pantura Indramayu

Indramayu - Kendaraan yang melintasi jalur pantai utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, mulai meningkat dibandingkan hari sebelumnya, seperti rombongan pemudik dengan sepeda motor terlihat di siang hari.

"Saat ini mulai ada peningkatan kendaraan yang masuk ke Indramayu terutama sepeda motor,memang tahun 2008 pada H-9 sudah ada peningkatan kendaraan roda dua yang masuk ke Indramayu," kata Kepala Dishub Indramayu Drs Umar Budi Karyadi kepada wartawan, di Indramayu, Sabtu (12/9).

Seorang warga Indramayu yang berjualan dijalur mudik, Wartoyo juga membenarkan bahwa peningkatan arus lalu lintas mulai terlihat sejak sepekan terakhir ini,namun hanya pada siang hari.

Menurut Umar, para pemudik yang tidak mau terjebak kemacetan biasanya berangkat lebih awal untuk mudik dan itu terjadi pada tahun 2009 pola mudik mungkin tidak akan jauh beda," katanya. "Hal itu, terlihat dari pelat nomor sepeda motor dari luar kota Indramayu,seperti berasal dari Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Bekasi, juga ada yang dari luar Jawa," ujarnya.

Ia menambahkan, kepadatan akan meningkat bila anak libur sekolah mulai besok (Minggu) kendaraan yang melintas ke jalur pantura dipastiakan padat karena banyak yang dari Jakarta hanya mengantarkan anak mereka untuk mudik lebih dulu, sedangkan orangtuanya berangkat lagi.

Seorang pemudik tampak beristirahat di sebuah warung makan. "Saya sengaja mudik lebih awal biar terhindar macet,selain itu kalau sekarang masih tenang suasananya, meskipun mulai ada peningkatan penggunasepeda motor namun tidak seperti H-4,H-3 bahkan H-1 pasti akan lebih padat," kata Endang pemudik asal Purwokerto.

Endang mengatakan, ia menggunakan sepeda motor karena menghemat pengeluaran perjalanan mudik. Kalau naik bus umum biaya lebih tinggi dibandingkan dengan sepeda motor. "Selain itu sepeda motor tersebut bisa dipergunakan untuk keperluan di kampung," ungkapnya.

"Mudik dengan kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati. Kalau sering disusul oleh mobil yang ngebut, ini berbahaya. Kalau kita tidak waspada terus, jangan melaju terlalu cepat. Suka ada yang menyeberang mendadak," katanya. Di jalur pantai utara Indramayu sering terjadi kecelakan lalu lintas, sehingga dia tidak berani ngebut lewat jalur ini.

"Selama di perjalanan belum terlihat lalu lintas macet. Mungkin karena jalan di Indramayu sudah lebar. Selain itu masih belum banyak yang mudik, hanya udara di jalan terasa lebih panas bila dibandingkan mudik tahun 2008, sehingga badan cepat lelah," katanya.

Polres Indramayu Dirikan 30 Posko Mudik

Indramayu - Polres Indramayu mendirikan 30 posko mudik dan lima posko pengaman dan pengaturan di sepanjang jalur utama Pantura sebagai pengamanan dan pelayanan pemudik tahun 2009.
Posko ini dibangun mulai dari perbatasan dengan Subang hingga perbatasan Ciebon, plus perbatasan dengan Majalengka.

Kapolres Indramayu AKBP Mashudi menjelaskan posko ini memberkan kemudahan pelayanan pemudik. "Sekaligus jadi sarana komunikasi baik personel maupun pemudik," kata Mashudi, Sabtu (12/9).

Posko tersebut merupakan sarana penting untuk menjamin kelancaraan arus mudik juga arus balik,karena di posko semua kegiatan pelayanan dapat diberikan oleh polisi. "Hadirnya posko ini diharapkan bisa menekan angka kejahatan sepanjang jalur mudik. Setiap sudut yang dianggap rawan kejahatan atau kemacetan dibangun posko," katanya.

Sejumlah pemudik yang melintas di jalur pantai utara Indramayu merasa aman dan nyaman kehadiran posko seperti ini. "Karena jalur tersebut kalau malam sepi, jauh dari pemukiman warga. Saya sengaja mudik duluan untuk menghindari kemacetan," kata Yosep, pemudik asal Pemalang yang sedang beristirahat di warung dadakan yang bermunculan di Pantura.

Ia menambahkan, posko pilisi di sepanjang jalur pantura membantu pemudik. Sebab posko tersebut dapat memberikan informasi tentang jalur mudik yang hendak dilintasi.

Harga Sayur Di Pasar Jatibarang Masih Stabil

Indramayu - Harga sayuran di pasar tradisional Jatibarang Indramayu, Jawa barat masih stabil belum ada kenaikan yang tinggi, memasuki hari ke-17 Ramadhan 1430 Hijriah.

"Harga bawang daun Rp4.000/kilogram, kol gepeng Rp1.200/kg melinjo Rp4.000 hingga Rp5.000/kg, cabe merah Rp8.000/kg, kentang super Rp5.500/kg, kentang biasa Rp5.000/kg," kata seorang pedagang sayuran di pasar Jatibarang H Dodi kepada wartawan di Indramayu, Sabtu.

"Kenaikan harga sayuran di pasar Jatibarang semenjak bulan puasa tidak terjadi, mungkin harga naik bila sudah mendekati lebaran sekitar H-7, kalau saat ini masih terjangkau dan stabil," katanya.

Ia mengatakan, kenaikan harga sayuran biasanya terjadi kekurangan pasokan dari petani, tapi saat ini pasokan sayuran berjalan lancar karena hasil panen petani cukup melimpah. Kalau musim penghujan tiba sayuran mulai sulit pasokannya, sedangkan di musim kemarau tidak ada kendala.

Harga cabai merah besar saat ini Rp8.000/kg kalau musim hujan biasanya harga cabe tinggi bisa mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000/kilogram, karena pasokan dari petani sulit.

"Sementara itu harga sayuran lain seperti wortel kecil turun Rp500/kg yaitu dari Rp4.000/kg menjadi Rp3.500/kg, wortel besar dari Rp4.000/kg menjadi Rp3.500 per kg. Sedangkan harga tomat mencapai Rp2.500/kg," katanya.

Menurut dia, harga sayuran sering terjadi naik turun, walaupun di hari biasa apalagi seminggu menjelang hari lebaran pasti naik, harga kembali normal seminggu setelah lebaran.

Harga sayuran yang tidak mengalami kenaikan kol masih tetap bertahan yaitu Rp1.200/kilogram , buncis bertahan Rp3.000/kg, sawi putih naik menjadi Rp2.000/kg,perubahan harga akan terjadi seminggu lagi.

Persediaan sayuran hingga menjelang hari lebaran akan terpenuhi,karena pasokan dari petani lancar, jadi masyarakat tidak perlu khawatir mengenai persediaan sayuran tersebut.

Sementara itu, pedagang lain di pasar induk Jatibarang Tarmijan mengatakan, harga sayuran memang bisa naik turun tergantung pasokan dari petani. Kalau menjelang lebaran harga naik karena permintaan pasar meningkat di samping kendala pengirimannya.

Lalu Lintas Pantura Indramayu Mulai Meningkat

Indramayu - Kendaraan yang melintasi jalur pantai utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, mulai meningkat dibandingkan hari sebelumnya, seperti rombongan pemudik dengan sepeda motor terlihat di siang hari.

"Saat ini mulai ada peningkatan kendaraan yang masuk ke Indramayu terutama sepeda motor,memang tahun 2008 pada H-9 sudah ada peningkatan kendaraan roda dua yang masuk ke Indramayu," kata Kepala Dishub Indramayu Drs Umar Budi Karyadi kepada wartawan, di Indramayu, Sabtu.

Seorang warga Indramayu yang berjualan dijalur mudik, Wartoyo juga membenarkan bahwa peningkatan arus lalu lintas mulai terlihat sejak sepekan terakhir ini,namun hanya disiang hari. Menurut Umar, para pemudik yang tidak mau terjebak kemacetan biasanya berangkat lebih awal untuk mudik dan itu terjadi di tahun 2009 pola mudik mungkin tidak akan jauh beda.

"Hal itu, terlihat dari pelat nomor sepeda motor dari luar kota Indramayu,seperti berasal dari Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, Bekasi, juga ada yang dari luar Jawa," ujarnya.

Ia menambahkan,kepadatan akan meningkat bila anak libur sekolah mulai besok (Minggu) kendaraan yang melintas ke jalur pantura dupastiakn padat karena banyak yang dari Jakarta hanya mengantarkan anak mereka untuk mudik duluan sedangkan orangtuanya berangkat lagi.

Sementara itu terlihat seorang pemudik yang sedang istirahat disebuah warung yang menyediakan berbagai minuman juga makanan sederhana. "Saya sengaja mudik lebih awal biar terhindar macet,selain itu kalau sekarang masih tenang suasananya, meskipun mulai ada peningkatan penggunasepeda motor namun tidak seperti H-4,H-3 bahkan H-1 pasti akan lebih padat," kata Endang pemudik asal Purwokerto.

Ia mengatakan, menggunakan sepeda motor menghemat pengeluaran perjalanan mudik, kalau naik bus umum biaya lebih tinggi dibandingkan dengan sepeda motor, selian itu sepeda motor tersebut bisa dipergunakan untuk keperluan dikampung. "Mudik dengan kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati,sering disusul oleh mobil yang ngebut itukan berbahaya, kalau kita tidak waspada terus jangan teralu cepat, barangkali ada yang nyebrang mendadak," katanya.

Menurutnya, jalur patai utara Indramayu sering terjadi kecelakan lalulintas, sehingga dirinya tidak berani ngebut lewat jalur tersebut. "Selama diperjalan belum terlihat yang macet,mungkin karena jalan di Indramayu sudah lebar,selain itu masih beum banyak yang mudik,hanya udara di jalan terasa lebih panas bila dibandingkan mudik tahun 2008,sehingga badan cepat lelah," katanya.

Kijang Kencana 911 FM Sediakan Info Arus Mudik


Crew K2 911 FM

Indramayu - Pelaksanaan arus mudik dan balik tahun 2009 di Kabupaten Indramayu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak termasuk media di Indramayu. Salah satu Radio yang setiap tahun selalu memberikan info seputar arus mudik di Indramayu yakni Kijang Kencana 911 FM (RSPD), bahkan untuk tahun ini studio mini telah disiapkan untuk menunjang informasi kepada masyarakat.

Menurut Kepala UPTD RSPD Indramayu, H. Dedy Suprayogi, S.Sos menjelaskan hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada liputan mudik tahun ini pihaknya langsung mendirikan studio mini yang berlokasi di jalur pantura. Studio mini ini bergabung dengan Pos Penghitungan Angkutan Lebaran 2009 Dishubkominfo Kab. Indramayu yang terletak simpang tiga jalur lingkar Lohbener.

Untuk menunjang operasional liputan maka selama 14 hari (H-7 s.d. H+7) reporter yang diturunkan sebanyak 8 orang dengan banyaknya liputan sebanyak 6 kali dan bisa ditambah sewaktu-waktu jika ada breaking news yang harus segera di sampaikan. “kami menempatkan reporter pada titik-titik yang selama ini kami nilai rawan kemacetan” katanya.

Untuk itu bagi para pemudik yang akan masuk wilayah Kabupaten Indramayu terutama bagi pengendara kendaraan roda 4 ketika didalam mobil bisa langsung mendengarkan radio Kijang Kencana pada frekuensi 911 FM. Selain itu, kegiatan liputan arus mudik 2009 ini juga didukung sepenuhnya oleh titipan kilat JNE dan Bengkel AHASS Mustika Motor. (dens)

Polres Indramayu Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2009



Indramayu - Untuk melancarkan pelaksanaan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1430 H di wilayah Kabupaten Indramayu, Polres Indramayu Sabtu (12/9) di alun-alun Indramayu menggelar apel gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2009 yang diikuti TNI, Polri, Satpol PP, Dishubkominfo, Pemadam Kebakaran, ORARI, PMI, Linmas, Senkom, dan Pramuka.

Bupati Indramayu H. Irianto M.S.Syafiuddin bertindak selaku inspektur upacara yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengamanatkan, bahwa pelaksanaan arus mudik adalah sudah menjadi kebutuhan semua orang dan bukan hanya milik orang islam, sehingga dalam pelaksanaannya harus didukung oleh semua pihak.

Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya tahun 2009 harus bias menciptakan rasa aman bagi para pemudik, orang yang belanja, dan wisata. Kemudian terciptanya keamanan transportasi untuk angkutan darat, laut, dan udara. Hal lain yang juga harus menjadi perhatian dalam operasi ini adalah terjaminnya stok dan suplai sembako dan aliran listrik. Dan yang tidak boleh dilupakan adalah kewaspadaan terhadap munculnya teroris.

Hal lain yang harus ditekankan lanjut Bupati, adalah bahwa setiap anggota Polri harus bias melakukan deteksi dini terhadap masalah yang muncul, kemudian patroli terhadap jalur Kereta Api yang berpotensi adanya sabotase serta antisipasi terhadap adanya kegiatan sweeping tempat hiburan .

Sementara itu Kaplores Indramayu, AKBP. Drs. Mashudi mengatakan, dalam Operasi Ketupat Lodaya 2009 ini terdapat 30 Pos PAM, 54 Pos Gatur, dan dibantu 2 SSK Brimob. Mashudi menjelaskan, untuk antisipasi kemacetan dijalur pantura yang diakibatkan oleh pasar tumpah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para kepala pasar agar para pedagang bias masuk kedalam pasar dan ketika hari pasaran pasukan brimob akan diturunkan untuk melakukan pagar betis. (dens)

Bagunan Sebelah Warnet Double Klik Terbakar


(Foto : Satim)

Indramayu - Musibah kebakaran baru saja terjadi di jl. DI Panjaitan kel. Karanganyar Indramayu, pukul 14.35 WIB. (Sabtu 12/09).

Api menghanguskan bangunan semi permanen yang terletak di sebelah warnet double klik dan toko Aneka Teknik yang merupakan toko sekaligus gudang bermacam-macam barang yang mudah terbakar.

Beruntung dalam waktu sekitar 10 menit, 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Indramayu tiba di lokasi, sehingga dalam waktu singkat api berhasil dipadamkan. (Agus Hartono)

Saritem TKW Asal Indramayu Dihukum Pancung



Indramayu - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kab. Indramayu, Saritem (25), warga Blok Kedungdawa, Desa Sukra Wetan, Kec. Sukra, Kab. Indramayu, dikabarkan dihukum pancung di negara tempatnya bekerja, yaitu Abu Dhabi.


Hingga berita ini diterima, keluarganya belum mengetahui pasti penyebab hukuman mati yang diterima Saritem. Namun kabar kepastian TKW malang itu akan dieksekusi, diterima Satimah (60), ayah kandungnya, Rabu (9/9).

Satimah didampingi istrinya, Ny. Asiah (50) mengatakan, kabar anaknya mendapat hukuman pancung di Abu Dhabi diterima lewat telepon, belum lama ini. Kepada orangtuanya, Saritem menyatakan dirinya sedang berada di kantor polisi di Kota Dubai. Ia tengah menunggu proses eksekusi setelah vonis hukuman mati diperoleh.

Hanya saja belum sempat Satimah bertanya lebih jauh perihal anaknya itu, sambungan telepon keburu terputus. "Saat itu anak saya memberitahu sambil menangis dan meminta saya menghubungi sponsor dan perusahaan yang memberangkatkannya ke luar negeri," ujar Satimah saat ditemui di rumahnya.

Mendengar penuturan anaknya, Satimah lalu memberitahukan kabar itu kepada Jani (30), suami Saritem. Jani pun menanyakan kepada pihak sponsor melalui Sarif, warga Desa Sukra dan PT Karya Bahrindo Cipta, perusahaan yang memberangkatkan istrinya itu di Bekasi.

Namun Jani kecewa, lantaran kedua pihak tersebut tidak memberikan gambaran yang jelas tentang nasib istrinya. "Mereka sama sekali tidak punya jawaban pasti soal kenapa istri saya sampai dihukum pancung. Kasusnya apa, kami sendiri tidak tahu," tutur Jani.

Sementara itu, perihal hukuman pancung yang dikabarkan diterima Saritem, langsung direspons Camat dan Kapolsek Sukra, Mulya Sedjati dan AKP Jaya Hardianto, S.H. Keduanya secara khusus mendatangi rumah orangtua Saritem. Mulya Sedjati dan Jaya Hardianto menyatakan, pihaknya akan melakukan penelurusan kebenaran berita tersebut kepada sponsor dan PJTKI.

Polres Indramayu Bangun Pos Pelayanan Terpadu



Indramayu - Kasatlantas Polres Indramayu AKP Dodi Ramansyah mengatakan, Pos Pelayanan Terpadu Polres Indramayu yang dipusatkan di Eretan Kandanghaur sebagai bentuk pelayanan masyarakat dalam Operasi Lodaya 2009 yang berada di Jalur Pantura.

Selain itu, Pos Pelayanan Terpadu yang telah didukung oleh Kapolda Jawa Barat dan Direktur Polri untuk menyiapkan dan diisi oleh dinas/instansi seperti Dinas Kesehatan, Trantib, Dinas Perhubungan, rari dan dari pihak swasta. jasa bengkel roda dua maupun roda empat. enurut Dodi, masyarakat yang membutuhkan jasa Pos Pelayanan Terpadu bisa menghubungi petugas kepolisian.

Ditambahkan Dodi, bagi masyarakat yang menemui kendala seperti kemacetan arus dan kendala pada kendaraan bisa melihat di medan jalan. Ada patok jalan untuk bisa mengecek jalan kilometer yang ditentukan.

Dalam mengatasi kemacetan di jalur utama Pantura, terutama pada pasar tumpah sebanyak enam titik, Kasatlantas Dodi Ramansyah kembali menyebutkan, dalam mengatasi kemacetan dengan menggunakan Toltolo sehingga ada pembatasan ruang gerak bagi masyarakat yang ditempatkan untuk menyeberang.

Dengan demikian, efektivitas penggunaan badan jalan untuk menyeberang bisa dibatasi dan cukup aman bagi masyarakat. Begitu pula arus lalu lintas bisa efekti dan lancar seperti di Patrol maupun pasar tumpah yang lain seperti di Jatibarang dan Karangampel yang ditempatkan pos keamanan.

BPN Indramayu Bantah Pungutan Liar

Indramayu - Kepala pimpinan Proyek Nasional (Prona) 2008 BPN Indramayu membantah dugaan pungutan untuk pembuatan sertifikat tanah yang disampaikan oleh LSM LAKI.

"Kami selaku Pimpro tidak mengetahui masalah pungutan yang terjadi di lapangan. Tugas kami sesuai dengan prosedur dari pemerintah yaitu dilarang ada biaya pembuatan Sertifikat tersebut,"kata Pimpro Prona 2008 BPN Indramayu Elda kepada wartawan di Indramayu, Jum'at.

Ia mengatakan, seandainya terjadi pungutan bukan BPN yang melakukannya, namun aparat desa setempat.

Ketu LSM LAKI Wawan Sugiarto mengatakan,proses pembuatan sertifikat di BPN pada Prona 2008 tersebut diduga terjadi pemungutan liar yang sangat merugikan masyarakat Indramayu. Padahal Prona sertifikat tahun 2008 lalu adalah gratis tidak dipungut biaya.

"Maka percuma pemerintah pusat punya program gratis untuk membantu masyarakat tidak mampu karena juga dipungut biaya. Sebaiknya pihak yang terlibat dalam praktek pungli ini segera ditindak,"katanya.

Atas temuan dugaan adanya pungli diatas, pihaknya akan segera menindaklanjuti untuk mengumpulkan bukti-bukti dan segera dilaporkan kepihak berwajib,katanya.

"Bahkan ada korban (masyarakat) yang sudah ditarik pungutannya, namun hingga sekarang belum menerima sertifikat tersebut. Kami mendesak agar pihak terkait untuk bertanggung jawab agar kedepan bantuan Prona sertifikat gratis ini tidak terjadi lagi masalah Pungli dan tepat sasaran,"katanya.

Informasi yang diterima LSM LAKI dari berbagai sumber di Pemerintahan desa terungkap, munculnya pungli ini akibat terjadinya pungutan yang dibebankan ke pihak Pemerintah desa dalam proses pembuatan sertifikat tersebut.

"Contohnya, dalam melakukan pengukuran luas tanah yang akan disertifikat, oknum pegawai ukur diduga meminta uang 'pelicin' antara Rp 100-Rp 150 ribu perbidang,"katanya.

LSM LAKI (Lembaga Advokasi Konsumen Indramayu) menemukan dugaan pungutan liar dalam proyek nasional (Prona) sertifikat tahun 2008 Indramayu yang diduga kuat dilakukan oknum Pemerintah Desa.

"Bantuan PRONA 2008 yang tersebar di wilayah Kecamatan Cikedung, Terisi dan Bongas diduga terjadi Pungli yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa," kata ketua LSM LAKI Wawan Sugiarto kepada wartawan di Idramayu.

"Sesuai temuan kami dilapangan, dugaan pungli pada program nasional pembuatan sertifikat tahun 2008 ini hingga Rp1 juta hingga Rp 1,5 juta perbidang. Jika bantuan Prona 2008 untuk wilayah Kabupaten Indramayu sebanyak 1000 bidang saja, maka angka punglinya mencapai Rp 1 milyar lebih,"katanya. ( Ant

Dishub Indramayu Tertibkan Pasar Tumpah Pantura

Indramayu - Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mulai menertibkan pasar tumpah yang berada di jalur pantai utara terutama sehingga tidak menghambat pemudik Lebaran 2009.

"Pasar tumpah di jalur Jatibarang, Karangampel, Patrol, Eretan mulai hari ini ditertibkan supaya tidak menghambat pemudik yang melewati jalur tersebut," kata kepala Dishub Indramayu Drs Umar Budi Karyadi kepada wartawan di Indramayu, Sabtu.

Ia mengatakan, di pasar Karangampel semua tukang becak yang parkir tidak beraturan juga sopir angkutan umum menurunkan penumpang di depan pasar, akan diberikan peringatan mulai hari ini juga menindak secara tegas sehingga di jalur tidak terjadi hambatan pemudik. "Sedangkan di pasar Patrol terjadi penumpukan angkutan umum, mereka kami perintahkan supaya tidak parkir di jalan pemudik, namun masuk ke lokasi yang sudah disediakan," katanya.

Ia menambahkan, di pasar Eretan pedagang yang menggunakan badan jalan, kami perintahkan kosongkan tempat sementara di jalur tersebut, sehingga pemudik terhindar dari kemacetan, Dishub akan menerjunkan delapan petugas di pasar Eretan hingga mudik selesai. "Di titik rawan kemacetan pihak kami akan menyiagakan petugas terhitung dari sekarang, jumlah mereka sembilan hingga sepuluh petugas dari Dishub, juga nanti akan ada tambahan dari pihak Satpol PP juga kepolisian," katanya.

Sementara itu kami sudah mendapatkan informasi bahwa pasar tumpah di daerah Celancang tidak akan terjadi penumpukan kendaraan,karena di pasar tersebut telah ditertibkan semua pedagang menempati lokasi aman dari jalur mudik.

"Kami berharap pemudik tahun 2009 lancar tidak ada hambatan di jalur pantura, meskipun pemudik tahun sekarang akan naik sekitar 20 persen sesuai dengan perkembangan kendaraan yang mencapai 6 persen, tahun 2008 jumlah kendaraan roda dua sekitar 242.662, angka tersebut dipastikan meningkat," katanya.

Ia menjelaskan,jalur mudik tahun 2009 sudah siap dipergunakan, pasar tumpah yang ada di daerah Indramayu mudah-mudahan bisa diatasi sehingga pemudik tidak terhambat, untuk pasar tertentu kemacetannya masih wajar. "Persiapan layanan mudik tahun 2009 akan maksimal sehingga pengalaman tahun 2008 bisa di jadikan gambaran kekurangan dan kelebihan dari Dishub, kami juga mengimbau kepada pemudik supaya hati-hati di perjalanan, ingat keluarga anda menunggu di rumah," katanya. (Ant)

Satnarkoba Indramayu Bekuk 3 Pengedar Ganja

Indramayu - Satnarkoba Polres Indramayu menciduk tiga pemuda pengedar ganja, yaitu Her (23), Nur (25), dan Was (26). Ketiganya diamankan saat bertransaksi di jalan pantai utara (pantura), Desa Lohbener, Jumat (11/9) pagi. Polisi pun berhasil menyita 1/4 kg ganja siap edar.

Pencidukan ketiga tersangka ini merupakan hasil pengembangan kasus yang sama. Sebelumnya, petugas yang berhasil menahan Hr (32) mendapatkan keterangan bahwa rekan tersangka yang sama-sama pengedar barang haram masih sering melakukan transaksi di jalan pantura.

Mendapatkan keterangan itu, sejumlah petugas langsung menyelidiki tempat yang disebutkan Hr. Di tempat itu, petugas berhasil mengenali ciri-ciri pelaku. Ketiga tersangka neunggar cadas saat menawarkan 1/4 kg barang haram tersebut kepada seorang anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.

"Ketiganya tak berkutik dan lanysung diringkus," kata Kapolres Indramayu, AKBP Drs. H. Mashudi melalui Kasat Narkoba Polres Indramayu, AKP Ansari Fuad, S.H.

KLH Gelar Workshop Pengendalian dan Penaggulangan Tumpahan Minyak



Indramayu - Tingginya aktivitas bongkar muat dan transportasi pengangkut BBM di wilayah Kabupaten Indramayu, menjadikan daerah ini sebagai daerah dengan potensi pencemaran sangat tinggi. Potensi pencemaran ini sangat perlu untuk diketahui dan dicarikan standar operasional prosedur (SOP) dalam penangannya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kab. Indramayu Ir. Aep Surachman mengatakan, pelaksanaan workshop ini sebagai upaya untuk mengkordinasikan berbagai pihak dalam penanggulangnnya sehingga apabila terjadi pencemaran maka dampak yang ditimbulkan bias diminimalisir. Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Handayani ini diikuti oleh seluruh stake holder yang ada di Indramayu seperti Kepolisian, TNI, Pertamina, dan LSM. Serta menghadirkan beberapa nara sumber dari Kementrian Lingkungan Hidup, BPLHD Jawa Barat, Pertamina, dan Kantor Pelabuhan Indramayu, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si.

Dalam sambutannya Drs. H. Supendi, M. Si. Mengatakan, potensi pencemaran lingkungan di Indramayu sangat mudah karena banyak industri besar yang berada dipinggir laut, dan hal ini tetntu saja akan mengancam ekosistem, sumberdaya, kehidupan pesisir dan laut, kawasan pariwisata, serta instalasi pantai, perikanan, dan social ekonomi lainnya.

Khusus untuk Indramayu tingginya resiko akibat tumpahan minyak di laut dapat menyebabkan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan laut, sehingga memerlukan tindakan penanggulanggan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Dengan demikian diperlukan suatu kebijakan dan mekanisme yang memungkinkan dilaksanakannya tindakan penanggulangan tersebut. Saat ini Pemerintah Kabupaten Indramayu masih berupaya untuk menyusun SOP penanggulangan minyak di laut yang sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2006 tentang penanggulangan keadaan darurat tumpahan minyak di laut.

Kesehatan Masyarakat Pesisir Mengkhawatirkan

Tanpa disadari oleh semua pihak, pencemaran lingkungan yang muncul wilayah pesisir pantai utara (pantura) sangat mengkhawatirkan dan menakutkan. Begitu pula masyarakat Kabupaten Indramayu yang terletak di pesisir pantai terancam mengalami berbagai penyakit. Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Suparto Wijoyo seorang negosiator dalam penanggulangan tumpahan minyak di Indramayu yang disampaikan dalam workshop pengendalian dan penanggulangan tumpahan minyak yang dilaksanakan di Hotel Handayani Kamis (10/9).

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, masyarakat Indramayu secara akumulatif dari tahun ketahun terus mengalami penumpukan zat kimia dan bahan beracun lainnya yang masuk kedalam tubuh yang berasal dari perairan Indramayu. Terungkap bahwa masyarakat pantai termasuk Indramayu terus mengalami peningkatan sikap temperamental yang sangat tinggi.

Kemudian yang juga mengalami peningkatan adalah penyakit diare yang terus meningkat dan mewabah yang dialami masyarakat pesisir bahkan penyakit diare masuk kedalam 10 besar penyakit paling tinggi penderitanya di Indramayu. Hal lain yang juga sangat menakutkan adalah pencemaran di Indramayu telah mengurangi tingkat kecerdasan masyarakat dan anak-anak.

Suparto Wijoyo menambahkan, dari hasil penelitian juga tingkat hypertensi masyarakat Indramayu tidak boleh disepelekan. Dan pencemaran lingkungan di Indramayu juga ternyata dapat menurunkan tingkat seksualitas individu. “Masyarakat Indramayu yang berada dipesisir pantai dalam tubuhnya sudah mengandung zat beracun yang sangat berbahaya,” katanya.

Menanggapi hasil penelitian tersebut, anggota Kompi Indramayu Iin Rohimin mengatakan, sangat ngeri mendengarnya dan para pelaku pencemaran harus melakukan penghitungan kerugian yang dialami oleh masyarakat termasuk kerugian kesehatan karena nilainya lebih besar. (dens)

Ibu-Ibu Serbu Pasar Murah Pemkab Indramayu

Indramayu - Ratusan ibu rumah tangga di Indramayu, Rabu (9/9) menyerbu pasar murah menjual paket sembako yang digelar Bagian Perekonomian Setda Indramayu di Alun-alun Pemkab Indramayu.

“Pasar Murah ini sudah lama Kami tunggu-tunggu. Kenapa baru diadakan sekarang ya. Bukannya dari dulu, saat harga gula di pasar sudah mencapai Rp 10 ribu,” ujar Ny. Ros, 38 istri karyawan swasta itu sambil bergegas menuju loket pembelian gula pasir yang dijual seharga Rp 7 ribu per kg.

Ny. Bayangan, 53, yang sengaja datang dari Jalan Siapem 2 Kelurahan Lemahmekar Indramayu bermaksud membeli gula pasir yang harganya Rp 7 ribu. “Lumayan bias menghemat Rp 4 ribu per Kg sebab di warung harga gula pasir mencapai Rp 11 ribu per Kg,” ujarnya.

Kabag Perekonomian Indramayu, Dra. Dedeh Setiawati, dihubungi Pos Kota mengemukakan, kegiatan pasar murah yang dilakukan pemerintah daerah menjelang Lebaran ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat Kabupaten Indramayu mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Kegiatan Pasar Murah digelar dari mulai Rabu (9/9) hingga Sabtu (12/9). Paket sembako murah yang bias dibeli warga di Alun-alun Pemkab Inbdramayu itu diantaranya beras sebanyak 4 Kg harganya hanya Rp 17 ribu, padahal harga di pasar Rp 21 ribu.

Selain beras, panitia juga menyediakan gula pasir harganya Rp 7 ribu di luar harga gula pasir Rp10 ribu. Harga minyak goreng 2 Kg hanya Rp 15 ribu di pasar harga minyak goreng 2 Kg Rp 18 ribu.

Dedeh berharap masyarakat dapat memanfatakan secara maksimal kesempatan berbelanja kebutuhan pokok untuk keperluan Lebaran di pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Indramayu itu.(Tar)

Penjualan Ikan Asin Menjelang lebaran Meningkat

Indramayu - Penjualanan ikan asin di Indramayu,Jawa Barat, mengalami peningkatan menjelang Lebaran 1430 H.

"Ikan asin dari kabupaten Indramayu tampak digemari oleh pemudik dari Jakarta, selain harganya ekonomis ikan asin tersebut merupakan oleh-oleh khas 'kota mangga," kata produsen ikan asin Darsa di Indramayu, Rabu.Dikatakannya, harga ikan asin mulai naik semenjak awal bulan puasa, sekarang pertengahan puasa harga tersebut naik lagi seperti jenis jambal roti Rp50.000/kilogram hingga Rp60.000/kilogram, nasik dari harga sebelumnya Rp45.000/kilogram.

Kesempatan harga bagus tersebut harus dimanfaatkan karena datangnya hanya satu kali dalam setahun.Mengenai produksi ikan asin lancar karena musim kemarau, namun harga bahan baku terus meningkat karena pasokan dari nelayan mulai berkurang.

"Kurangnya pasokan ikan dari nelayan karena mereka sudah banyak yang tidak berangkat melaut sehingga ikan rebutan dengan pedagang lain. Kekurangan ikan bisa mengganggu produksi ikan asin,"katanya.

Sementara itu seorang pemudik asal Tegal Nasrikin mengaku, setiap lewat dijalur pantura pasti beli ikan asin di Indramayu,namun kali ini harganya tambah mahal dibading mudik tahun 2008.Ia menambahkan, kebiasaaan membeli ikan asin di Indramayu karena di kampung asalnya susah mencari ikan asin yang enak.

Selain buat dikonsumsi sendiri juga dibagikan ke saudara dan tetangga sebagai oleh-oleh, katanya. "Saudara dan tetangga senang sekali kalau diberi oleh-oleh ikan asin karena merupakan makanan yang disukai masyarakat pegunungan yang disajikan dengan sambal ,lalap seperi di tempat saya di Tegal,"katanya.

Sementara itu kios musiman sepanjang jalur pantai utara sudah mulai bermunculan, mereka menjual minuman dan makanan ciri khas "kota mangga" seperti kerupuk udang,mangga,termasuk ikan asin.

"Saya berjualan kalau menjelang mudik di jalan pantura, sekalian lihat orang karena ramai juga bisa mendapatkan uang dari hasil dagang. Barang yang saya jual oleh-oleh Indramayu,seperti kerupuk udang,ikan asin jambal roti,"kata Suharyono pedagan musiman di jalan celeng Indramayu.

Ia mengatakan untuk ikan asin jambal roti peminatnya ada terus namun harga naik mendekati Lebaran sering naik ,mungkin permintaan pasar meningkat dibandingkan hari biasa."Mudah-mudahan mudik tahun 2009 bisa ramai,namun setiap tahun jumlah pemudik selalu meningkat terutama pengguna sepeda motor,kalau mudik ramai dagangan saya bisa lumayan, tambahnya.(E S/Antara)

Dishub Indramayu Sediakan Layanan pemudik Motor

Indramayu - Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menyediakan layanan khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor.

"Di jalur pantura akan disediakan layanan khusus pemudik sepeda motor yaitu dengan cara memberi bantuan terhadap mereka yang mengalami gangguan pada kendaraan," kata kepala Dinas Perhubungan Drs Umar Budi Karyadi Indramayu kepada wartawan di Indramayu,Rabu.

Ia mengatakan, pengguna sepeda motor seandainya mengalami gangguan kempes ban, kendaraan tersebut tidak bisa digunakan, karena sarat dengan muatan yang berat sehingga akan mempersulit perjalanan juga mengganggu pemakai jalan lain.

"Bagi yang mengalami kempes ban pihak Dishub akan memberikan kemudahan dengan cara motor tersebut diangkut menggunakan mobil bak terbuka sudah disediakan mereka akan diantarkan ke tempat tambal ban,"katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sudah dilakukan pada tahun 2008, tanggapan dari masyarakat positif karena dapat meringankan pemudik yang terkena kempes ban selain itu perjalan pemudik lain tidak terhambat.

"Melihat kegiatan tersebut bermanfaat bagi pemudik, maka tahun 2009 akan dilakukan kembali berdasarkan pengalaman tahun 2008 banyak pemudik yang mengalami kempes ban sedangkan jarak tambal ban di jalur pantai utara Indramayu jauh," katanya.Sementara itu kesiapan Dishub untuk melayani pemudik sudah maksimal pada tahun 2009 jumlah personil yang akan di terjunkan 162 orang mereka ditempatkan di posko mudik juga dititik-titik pasar tumpah.

"Setiap tahun kami harus mengamankan pasar tumpah yang berada sepanjang jalur pemudik mulai dari Eretan, Patrol, Jatibarang, Karang Ampel semua pasar tumpah tersebut akan ditertibkan sehingga tidak mengganggu pemudik," katanya,Menurut dia,semua pasar tumpah mengganggu terhadap pemakai jalan, baik motor juga mobil.

"Dishub akan melakukan tindakan tegas pada H-10,semua jalur harus bersih dari pasar tumpah".Ia mengatakan, Dishub juga menyarankan bagi pemudik khususnya pengguna sepeda motor untuk mempersiapkan kendaraan sehingga siap untuk melaksanakan mudik dan tiba ditempat tujuan dengan aman.Selain itu, ia mengimbau pemudik agar hati-hati melintasi jalur pantai utara Indramayu karena merupakan jalur cepat, dimana sering terjadi kecelakaan lalu lintas.(E S/Antara)

Perlu Solusi Agar Jatibarang Tak Macet

Indramayu - Ibarat sebuah kewajiban, jika pada hari Raya Idul Fitri (Lebaran) tidak membeli dan memakai baju baru, serasa hambar merayakan nya. Berangkat dari pandangan inilah, sebisanya orang tua banting tulang demi membeli apa saja untuk anaknya yang penting melekat di badan berpenampilan baru. Menurut mereka, jika memakai baju baru, seakan timbul semangat baru.

Seperti halnya dijumpai di sepanjang jalan Mayor Dasuki Jatibarang, ribuan warga yang berasal dari penjuru Kab Indramayu pada hari pasaran Minggu (6/9) berbondong-bondong membeli berbagai macam keperluan.

Mereka umumnya membeli baju walau hari raya masih tiga kali hari pasaran lagi, yaitu antara hari Rabu dan Minggu. Saya sengaja membeli baju sedini mungkin agar harganya agak miring dan tidak terburu-buru,ujar Kunaerih (45) warga Desa Lohbener sebagai salah satu dari ribuan pengunjung.

Kata Kunaerih, membeli baju pada pedagang baju lemprakan, harus hati-hati. Kehati-hatian ini bukan karena takut kejeblos harganya karena tak pandai menawar, namun pada saat-saat berjubel seperti pada satu atau dua mingu lagi lebaran, merupakan kesempatan emas bagi para copet beraksi.

Pernah hampir saja saya dicopet. Waktu itu tak curiga sama-sama membeli kain sarung. Sarung pura-pura dibeber dengan cara menutup dompet saya. Beruntung tangan ini terasa ketika dompet disobek pakai silet, kenangnya.

Banyaknya warga di sepanjang jalan yang dulunya langganan macet sebelum ada jalan membentang arah Widasari-Lohbener ini, tetap saja macet. Sangat maklum, lebar jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer dari simpang tiga Widasari sampai lampu merah Jatibarang, tidak sanggup menanggung kuantitas pengunjung apalagi menghadapi masa-masa lebaran.

Memang para pedagang pakaian ini bukan saja berjejer di sepanjang jalan protokol, namun menyelinap masuk ke gang-gang sempit bahkan di bantaran sungai Sindupraja. Keluhan kemacetan banyak disampaikan warga, salah satunya Abdul Jabar (40). Saya paling sungkan kalau membawa motor melintas di hari pasaran Jatibarang, ungkapnya. Sebagai pekerja di kantor sebuah BPR jalan Letnan Joni, ia pernah terjebak macet sampai 20 menit. Untuk menyiasatinya, terpaksa harus melintas ke arah Desa Bulak walau menuju ke kantornya menjadi lebih jauh sekitar tiga kilometeran.

Sejauh ini pengelolaan pasar lemprakan yang datang dua kali dalam satu minggu ini telah berjalan bertahun-tahun. Hubungan saling menguntungkan telah terjalin lama pula, baik pendapatan tukang parkir, keamanan maupun tumbuhnya pedagang-pedagang ikutan di samping menggeliatnya dunia usaha termasuk perbankan.

Jatibarang memang layak menjadi sentra perdagangan, jika diarahkan pada sentra tersebut, bisakah kesemrawutan pedagang diatasi agar menjadi pedagang yang benar-benar terdidik oleh para pemangku kepentingan. Terdidiknya pedagang, salah satu cermin siapnya kota Jatibarang menjadi kota Pendidikan. (khal)
 
AKHSAN Rent Car - Jatibarang,Indramayu, kota indramayu, berita indramayu, indramayu news, kabar indramayu, peta indramayu, polisi indramayu, wong indramayu, Radio indramayu, bupati indramayu, jalan indramayu, pantura indramayu, video indramayu, indramayu online, video smu indramayu, video panas indramayu, Kota indramayu, Notaris indramayu, panen indramayu, puasa indramayu, ramadhan indramayu, lebaran indramayu, sahur indramayu, jalur mudik indramayu, peta mudik 2012 indramayu, download peta indramayu, berokan indramayu, pulau biawak indramayu, topeng indramayu, mangga indramayu, warnet indramayu, indramayu remaja, dprd indramayu, yance indramayu, waterboom indramayu, pantai indramayu, ngabuburit indramayu, PSB indramayu, streaming radio indaramayu, fm indramayu,koran indramayu, wartawan indramayu, kebakaran indramayu, toko komputer indramayu, hotel indramayu, kolam renang indramayu, perumahan indramayu, mall indramayu, yogya indramayu, mm toserba indramayu, batik paoman indramayu, bunderan mangga indramayu, patung sentot indramayu, alat berat indramayu, pertamina indramayu, singaldra indramayu, gedung kesenian indramayu, indramayu heritage, situs indramayu , bahasa indramayu, sma indramayu, tarling indramayu, organ indramayu, miras indramayu
AKHSAN Rent Car - Jatibarang,Indramayu, kota indramayu, berita indramayu, indramayu news, kabar indramayu, peta indramayu, polisi indramayu, wong indramayu, Radio indramayu, bupati indramayu, jalan indramayu, pantura indramayu, video indramayu, indramayu online, video smu indramayu, video panas indramayu, Kota indramayu, Notaris indramayu, panen indramayu, puasa indramayu, ramadhan indramayu, lebaran indramayu, sahur indramayu, jalur mudik indramayu, peta mudik 2012 indramayu, download peta indramayu, berokan indramayu, pulau biawak indramayu, topeng indramayu, mangga indramayu, warnet indramayu, indramayu remaja, dprd indramayu, yance indramayu, waterboom indramayu, pantai indramayu, ngabuburit indramayu, PSB indramayu, streaming radio indaramayu, fm indramayu,koran indramayu, wartawan indramayu, kebakaran indramayu, toko komputer indramayu, hotel indramayu, kolam renang indramayu, perumahan indramayu, mall indramayu, yogya indramayu, mm toserba indramayu, batik paoman indramayu, bunderan mangga indramayu, patung sentot indramayu, alat berat indramayu, pertamina indramayu, singaldra indramayu, gedung kesenian indramayu, indramayu heritage, situs indramayu , bahasa indramayu, sma indramayu, tarling indramayu, organ indramayu, miras indramayu

ADS

ADS

Support : RAJATOWER.NET
Copyright © 2011. Indramayu Post . Com | Media Online Indramayu - All Rights Reserved

Proudly powered by RAJATOWER.NET